Yuk, Kenali Lebih Jauh Soal Vegetarian

  • makanan untuk vegetarian

Saat ini sudah makin banyak orang yang sadar  atau peduli akan gaya hidup sehat. Banyak cara untuk memulai hidup sehat. Tidak hanya olahraga, tapi perlu untuk memperhatikan asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Kini, dikenal dengan pola makan vegetarian. Vegetarian mulai muncul pada sejak tahun 1847 di Inggris. Namun mulai marak lagi tahun-tahun belakangan ini. Vegetarian sendiri memiliki arti yakni orang yang tidak memakan daging maupun unggas, mereka hanya memakan makanan untuk vegetarian atau makanan dari tumbuh-tumbuhan. Tapi terkadang masih memakan makanan yang berasal dari olahan hewan, misalnya keju, telur dan susu.

Awalnya banyak dari public figure yang marak menganut pola makan ala vegetarian, sehingga makin banyak yang tertarik untuk juga menganut hidup sehat dengan vegetarian. Manfaat hidup secara vegetarian sendiri dapat dilihat dari dua aspek. Pertama dari aspek pelestarian lingkungan, vegetarian adalah salah satu langkah untuk menyelamatkan satwa langka. Aspek kedua dilihat dari manusianya sendiri adalah membuat tubuh dan kulit lebih sehat, dan juga lebih gampang mengatur berat badan apalagi jika Anda mengonsumsi makanan untuk vegetarian yang banyak mengandung serat, karena dapat melancarkan pencernaan serta juga mudah mengatur  tingkat kolestrol,  menurunkan risiko terkena penyakit diabetes tipe 2, serangan jantung, tekanan darah tinggi, kanker terutama kanker prostat, dan kanker usus besar.

Walaupun dari artinya vegetarian identik dengan memakan makanan dari tumbuh-tumbuhan, bukan berarti seorang vegetarian tidak memakan makanan olahan dari hewan. Bagi Anda yang berniat untuk memulai pola hidup ala vegetarian, sebaiknya  yuk simak dulu beberapa jenis-jenis pola makan untuk vegetarian di bawah ini.

Flexitarian atau Semi-vegetarian

Bagi Anda yang baru menjadi vegetarian, dan tidak mau terlalu ekstrim dengan pola makan sehat ini. Anda masih bisa sesekali memakan daging. Nah, istilah bagi vegetarian baru ini adalah flexitarian atau semi-vegetarian.

Ovo-Lacto Vegetarian

Jenis ini masih memakan atau meminum produk olahan turunan dari hewan yakni telur dan susu. Tapi jenis ini juga dibagi lagi yaitu lacto – vegetarian yang mengonsumsi susu, namun tidak memakan telur. Serta ada ovo-vegetarian yang tetap memakan telur tapi tidak mengonsumsi susu.

Pescatarian

Vegetarian jenis ini masih mengonsumsi makanan untuk vegetarian berupa daging misalnya ikan, tetapi tidak memakan daging seperti sapi, kerbau, ayam maupun daging lainnya. Jenis vegetarian ini sudah mengarah ke vegetarian penuh.

Vegan

Jenis ini sudah 100 % menganut pola makan vegetarian yang  sama sekali tidak memakan olahan hewan atau  daging apapun maupun turunannya seperti telur, susu maupun olahan dari susu seperti keju.

Raw Vegan atau Raw Food Diet

Kalau jenis ini merupakan jenis yang mengonsumsi makanan mentah serta orang yang menganut pola makan ini beranggapan bila makanan tersebut di masak dan dipanaskan akan kehilangan kandungan terbaik dari olahan makanan.

Macrobiotic

Ciri khas dari jenis ini adalah makan makanan mentah dan kadang-kadang memakan ikan, serta tidak mengonsumsi minyak serta gula. Tapi lebih banyak memakan sayuran yang berasal dari asia, misalnya lobak putih dan rumput laut.

Anda harus lebih memahami perencanaan yang baik terkait dengan pola makan vegetarian. Anda tak perlu khawatir dengan pola makan vegetarian, meskipun Anda tak banyak atau bahkan tidak memakan produk hewan sama sekali bukan berarti Anda tidak medapatkan nutrisi yang baik bagi tubuh. Ada beberapa makanan untuk vegetarianyang bisa Anda makan agar Anda tetap mendapatkan  nutrisi yang lengkap meski tak memakan daging:

Kalsium

Seperti yang Anda tahu jika kalsium berguna untuk pertumbuhan tulang dan juga gigi. Sebagai seorang Vegatarian, Anda bisa mengonsumsi makanan untuk vegetarian  dari kedelai berupa  tempe maupun tahu. Sehingga Anda tak perlu bergantung pada susu maupun keju untuk memenuhi nutrisi kalsium Anda.

Iodin

Iodin berfungsi sebagai salah satu penyusun hormon tiroid yang berguna untuk mengatur  metabolisme, dan fungsi organ-organ tubuh utama. Beberapa sayuran yang juga mengandung iodin ialah kentang manis, kacang kedelai, sayuran seperti kembang kol dan brokoli.

Vitamin B12

Berfungsi untuk menjaga darah agar tetap sehat dan melindungi system syaraf. Anda bisa mendapatkan beberapa nutrisi Vitamin B12 dari makanan untuk vegetarian seperti sereal atau minuman olahan dari kedelai.

Protein

Protein berfungsi baik untuk otot, kulit, tulang dan organ tubuh lain agar terus sehat. Bagi para vegetarian, Anda bisa memperoleh sumber protein dari kedelai, kacang-kacangan dan biji-bijian.

PT. Markaindo Selaras sebagai perusahaan penghasil bahan baku pangan asal Indonesia bekerjasama dengan perusahaan asal China yaitu He Nan Bai Chuan Food Co., Ltd yang mengembangkan produk protein dari kedelai berserabut / berserat (soy fiber protein  (SFP)/soybean brushed protein). Beberapa produk olahannya yakni  daging, makanan beku dan makanan kudapan berbasis kedelai, sehingga sangat pas dikonsumsi untuk Anda yang ingin  mengaplikasikan pola makan vegetarian.