Tips Pembuatan Sosis Menggunakan Pembungkus Kolagen

Siapa yang tidak kenal sosis? Makanan satu ini memang bukan asli Indonesia, namun sangat digemari oleh masyarakat karena rasanya yang enak dan juga penuh nutrisi. Mengolah sosis juga cukup mudah, bisa digoreng, direbus, dikukus, dan juga dipanggang. Sosis juga nikmati dipadukan dengan berbagai bahan mulai dari sayur hingga roti. Tahukah Anda kalau sebenarnya makanan ini sangat mudah dibuat terlebih lagi dengan adanya pembungkus sosis kolagen?

Secara umum, ada 3 jenis pembungkus sosis yang bisa Anda temukan di pasaran, antara lain natural casing yang terbuat dari usus hewan, collagen casing yang terbuat dari jeroan hewan dan melalui pemrosesan pabrik, serta fibrous casing yang terbuat dari kertas dan lapisan protein. Dari ketiga jenis tersebut, pembungkus sosis kolagen yang paling mudah digunakan karena memiliki ketebalan bervariasi dan juga bisa langsung dimakan.

Untuk Anda yang ingin memulai usaha pembuatan sosis, coba simak tips pembuatannya berikut ini:

Pilih ukuran pembungkus sosis yang tepat

Pembungkus kolagen memiliki diameter yang beragam dengan ketebalan bervariasi pula. Hal ini memudahkan Anda membuat berbagai jenis sosis sesuai selera. Hal pertama yang harus Anda perhatikan dalam pembuatan sosis adalah membeli pembungkus dengan ukuran dan ketebalan yang tepat.

Tak perlu merendamnya dengan air

Tidak seperti natural casing yang biasanya dilapisi garam dan harus direndam dulu sebelum digunakan, pembungkus kolagen bisa langsung dipakai begitu dibuka dari kemasannya. Hal ini tentu mempermudah pembuatan sosis dan mempersingkat waktu, karena daging giling yang sudah Anda siapkan bisa langsung dimasukkan ke dalam pembungkus sosis.

Berhati-hati saat proses pengisian

Agar hasil sosis bisa padat dan memiliki kekenyalan yang pas, perhatikan dengan baik proses pengisian daging ke dalam pembungkusnya. Gunakan tube khusus untuk mendorong daging giling dan memasukkannya ke dalam pembungkus sosis. Pastikan Anda menekan tube dengan perlahan namun usahakan untuk tidak berhenti di tengah proses karena nantinya ada ruang kosong di dalam pembungkus. Hal ini bisa menyebabkan tampilan sosis kurang cantik dan dagingnya tidak bisa memadat.

Hindari mengisi terlalu banyak

Pembungkus sosis kolagen memang lebih tebal dari natural casing sehingga tidak mudah sobek. Namun tetap saja, pengisian berlebih bisa membuat pembungkus pecah dan daging berhamburan keluar sehingga bentuk sosis tidak beraturan. Maka dari itu, pastikan Anda memasukkan isian daging secukupnya dan jangan berlebihan. Rasakan dengan jari apakah sosis sudah cukup padat atau belum. Jika terasa masih lembek, Anda bisa menambahkan isian dan berhentilah sebelum sosis menjadi terlalu padat.

Tak perlu mengikat sosis

Pembuat sosis tradisional biasanya memang mengikat ujung sosis dengan benang untuk mencegah isinya berhamburan keluar. Namun saat menggunakan pembungkus kolagen, Anda tidak perlu melakukan hal ini. Setelah melakukan pengisian, cukup pelintir bagian ujung-ujung pembungkusnya sehingga daging giling tidak akan berantakan. Hal ini tidak mungkin dilakukan pada natural casing karena teksturnya yang sangat tipis. 

Nah, ternyata cukup mudah bukan untuk membuat sosis sendiri di rumah? Temukan pembungkus sosis berkualitas seperti Devro Collagen Casing dan MiniRalen Polyamide Casing dengan menghubungi PT. Markaindo selaras melalui website www.markaindo.co.id atau email marketing@markaindo.co.id.