Tips Memilih Daging untuk Bakso dan Sosis

  • Isolated Soy Protein ISP pengganti daging

Jenis daging sapi

Untuk membuat olahan daging sapi yang berkualitas seperti bakso dan sosis, tentu dibutuhkan daging sapi yang tepat dalam penggunannya. Untuk itu, mengetahui dengan baik jenis dan bagian daging sapi akan memudahkan Anda untuk mengolah daging sesuai kebutuhan.

1. Wagyu

Wagyu merupakan daging sapi premium yang dikenal dengan tekstur empuk dan rasa yang manis lezat. Daging sapi wagyu memiliki ciri khas berupa bintik putih yang merupakan lemak di sepanjang dagingnya. Ciri khas ini disebut dengan lemak otot (marbling).

2. Grass fed

Jenis kedua adalah daging sapi pemakan rumput atau dikenal dengan grass fed. Daging jenis ini memiliki kadar lemak yang rendah karena diternakkan di padang rumput alami. Keunggulan dari daging jenis ini adalah rendahnya kandungan lemak dan daging yang empuk dengan cita rasa lezat.

3. Grain fed

Daging sapi pemakan biji-bijian alias grain fed memiliki warna merah daging dan putih lemak yang lebih konsisten. Tekstur dagingnya empuk dan memiliki cita rasa yang gurih. Sapi yang menghasilkan daging grain fed biasanya memiliki jadwal untuk memakan biji-bijian yang telah diukur nilai gizinya.

Bagian daging sapi

Selain cara ternak, daging sapi juga dibedakan berdasarkan bagian-bagian tubuhnya.

1. Blade

Blade merupakan daging sapi yang berasal dari bagian punuk. Memiliki tekstur yang kasar dan cocok dimasak dengan teknik mengukus.

2. Rib

Rib merupakan daging sapi yang berada di sekitar tulang iga atau tulang rusuk sapi. Umumnya dimasak menjadi steak, sup iga, sate klopo, dan shabu-shabu.

3. Tenderloin

Tenderloin atau has dalam diperoleh dengan memotong daging sapi bagian tengah. Memiliki tekstur lunak karena otot pada bagian ini jarang digunakan untuk beraktifitas. Umumnya tenderloin diolah menjadi steak.

4. Sirloin

Sirloin merupakan daging sapi yang dipotong dari bagian bawah daging iga. Sirloin merupakan daging sapi dengan harga murah karena ototnya cukup keras akibat sering digunakan beraktifitas. Seperti halnya tenderloin, sirloin juga kerap disajikan sebagai steak.

5. Rump

Rump atau juga disebut sebagai daging tanjung merupakan daging yang berasal dari punggung belakang. Rump juaga bisa disajikan sebagai steak seperti tenderloin dan sirloin, serta dimasak menjadi olahan lain seperti rendang, dendeng, bakso, dan abon.

6. Chuck

Chuck atau bagian paha depan merupakan daging sapi yang paling sering digunakan sebagai bahan pembuat bakso. Umumnya, chuck dipotong berbentuk segiempat dengan ketebalan 2-3 cm.

7. Shank

Shank atau sengkel juga sering diolah menjadi bakso sapi, terutama bakso urat. Selain itu, bagian ini juga kerap dijadikan bahan dasar sup dan soto urat. Shank merupakan bagian depan atas kaki sapi.

8. Lamosir

Lamosir merupakan daging sapi yang berasal dari bagian diantara has dalam, has luar dan tanjung. Lamosir memiliki tekstur lunak karena terdapat butiran-butiran lemak dibagian tersebut.

Pembuatan Bakso dan Sosis

Untuk membuat bakso dan sosis, bisa menggunakan daging jenis wagyu, grass fed, maupun grain fed. Namun, umumnya menggunakan daging grass fed karena mudah ditemukan di pasaran dan harganya relative murah dibanding wagyu dan grain fed.

Bagian daging sapi yang biasa digunakan untuk membuat bakso adalah daging yang sedikit berurat untuk menciptakan serat-serat pada bakso. Seperti yang disebutkan diatas, chuck, shank, dan rump merupakan bagian daging sapi yang kerap digunakan untuk membuat bakso.

Sedangkan untuk membuat sosis, daging dengan sedikit lemak seperti lamosir sangatlah cocok. Karena diolah untuk memiliki tekstur yang lembut, daging berurat seperti chuck, shank, dan rump sebaiknya tidak digunakan untuk membuat sosis.

Selain daging dan bumbu, pembuatan bakso dan sosis dalam jumlah besar biasanya juga menggunakan isolated soy protein ISP.  Isolated Soy Protein ISP merupakan tepung kedelai yang diproses sedemikian rupa hingga mendekati protein daging dan digunakan sebagai meat replace atau pengganti daging. Tujuan utamanya adalah untuk menekan biaya produksi tanpa mengurangi kualitas produk. Salah satu isolated soy protein ISP yang bisa Anda gunakan adalah isolated soy protein ISP yang dibuat oleh  Crown Soya Proteindiberi nama Marksoy 90 dan cornmark 70, kedua produk tersebut memiliki fungsi yang sama tapi berbeda dari segi kadar protein yang terkandung dalam masing-masing produk. Isolated soy protein Marksoy 90 memiliki kadar protein kedelai sebesar 90%, sedangkan isolated soy protein Cornmark 70 memiliki kadar protein kedelai sebesar  70%.Produk Isolated Soy Protein ISP ini bisa Anda dapatkan melalui website PT MARKINDO SELARASdi markindo.co.id atau email marketing@markindo.co.id. PT Markindo Selaras hanya menyediakan produk bahan pangan berkualitas dan terjamin kehalalannya.