Tepung Kentang, Kegunaan dan Perbedaannya Dengan Tepung Lain

  • tepung kentang

Sejak berabad-abad lalu, tepung menjadi salah satu bahan makanan yang penting di seluruh dunia. Hal ini karena tepung bisa diolah menjadi berbagai bahan makanan dan kuat disimpan dalam waktu lama. Bahkan beberapa negara yang mengonsumsi roti dan pasta sebagai makanan utama juga sangat tergantung pada tepung. Tepung kentang merupakan salah satu tepung yang saat ini sering digunakan karena teksturnya mirip dengan tepung lain namun rasanya lebih lezat.

Jumlah tepung sendiri sangat beragam, sebab seluruh jenis makanan bisa diolah menjadi tepung dengan cara dikeringkan dan dihaluskan. Namun secara umum, ada beberapa jenis tepung yang banyak digunakan. Yuk, kenali apa saja jenisnya dan bagaimana kegunaannya:

Tepung Kentang

Tepung kentang dibuat dari ekstrak pati kentang dan teksturnya sangat halus. Tepung kentang banyak dijadikan pilihan untuk campuran berbagai bahan makanan karena rendah lemak. Saat dicampurkan dengan adonan cair, tepung kentang juga lebih mudah larut dan tidak memiliki rasa yang aneh. Tepung kentang banyak dioalah menjadi campuran kue dan biskuit karena tidak mengubah rasa dan warna.

Tepung Gandum (Wholemeal Flour)

Tepung gandum banyak digunakan dalam pembuatan roti dan kue kering. Tepung yang berbeda dari tepung kentang ini juga jadi pilihan utama untuk memproduksi makanan-makanan diet karena memiliki kalori yang lebih rendah dibandingkan tepung terigu. Tepung jenis ini dibuat dengan menggiling gandum utuh, termasuk juga kulit luarnya. Karena itulah hasil akhirnya lebih kasar dibanding terigu dan berwarna agak kecokelatan degan bintik-bintik yang berwarna lebih gelap.

Tang Mien (Wheat Starch)

Tepung satu ini terbuat dari gluten terigu sehingga bisa memberikan tekstur yang lebih kenyal pada makanan saat digunakan. Tang Mien juga memiliki ciri berwarna putih transparan ketika telah diolah dan matang. Umumnyta, Tang Mien digunakan dalam pembuatan Chinese food seperti hakau.

Tepung Gandum Hitam (Rye Flour)

Meski tak terlalu populer di Indonesia, jenis tepung ini sangat terkenal di kalangan pembuat roti. Tepun gandum hiyam memiliki warna yang mirip dengan tepung gandum, hanya saja warnanya agak abu-abu. Salah satu jenis roti yang menggunakan tepung jenis ini adalah pumpernickel dari Jerman. Anda juga bisa bereksperimen dengan tepung ini untuk membuat roti dengan warna yang berbeda.

Tepung Roti

Seperti namanya, tepung roti terbuat dari roti tawar yang dikeringkan kemudian dihaluskan. Ada 2 jenis tepung roti, yaitu tepung roti panir dan tepung roti panko. Tepung roti panir memiliki tekstur halus dan berbutir dengan warna kecokelatan. Tepung ini biasanya digunakan untuk melapisi gorengan seperti kroket. Sedangkan tepung roti panko memiliki tekstur yang lebih kasar dengan warna kuning keemasan dan putih. Tepung ini banyak digunakan di Jepang untuk melapisi katsu dan tempura. Hasil akhir dari penggunaan tepung roti panko adalah makana yang sangat garing dan renyah.

Polenta (Cornmeal)

Polenta bisa juga disebut sebagai tepung jagung karena terbuat dari bijian jagung yang dihaluskan. Warnanya kuning muda dan bertekstur agak kasar, tidak selembut tepun terigu atau tepung jagung biasa (maizena). Polenta ini banyak digunakan dalam masakan Meksiko untuk membuat kulit berupa tortilla.

Tepung Almond

Tepung almond terbuat dari kacang almond yang sudah dikupas kemudian dihaluskan. Umumnya, tepung ini biasa digunakan dalam campuran kue kering dan cake karena rasanya yang gurih dan aromanya yang khas. Dibanding jenis lain, tepung almond tergolong lebih mahal.

Untuk mendapatkan tepung kentang yang berkualitas, Anda bisa menghubungi PT. Markaindo selaras melalui website www.markaindo.co.id atau email marketing@markaindo.co.id.