Tahap-Tahap Proses Pengolahan Sosis

  • bahan sosis

Sosis adalah olahan daging yang menjadi kesukaan masyarakat Indonesia. Banyak yang menyukai sosis karena rasanya yang enak dan gampang diolah menjadi beberapa sajian masakan. Di Indonesia umumnya sosis disajikan dengan cara digoreng atau menjadi bahan pelengkap masakan seperti untuk nasi goreng dan spaghetti.

Dibalik rasanya yang enak ternyata proses pembuatan sosis tidaklah mudah dan melalui beberapa proses. Berikut beberapa proses dalam pembuatan sosis yang bisa kamu ketahui:

Receiving Raw Meat

Salah satu proses pengolahan sosis adalah penerimaan bahan sosis mentah atau raw material. Biasanya pada proses ini akan ada inspeksi terhadap jenis bahan, kuantitas dan mutu raw meat.

Storage

Tahap selanjutnya dari proses pengolahan sosis adalah penyimpanan atau storage. Bahan sosis atau raw meat di simpan di dalam ruang penyimpanan dengan suhu ruang antara -18 s/d – 22oC (Suhu Freezer).

Meat Preparation

Tahap pengolahan sosis berikutnya adalah meat preparation atau clean meat. Proses ini merupakan  persiapan awal, Di area ini terdapat proses thawing,  pembersihan, pemotongan daging menggunakan Band saw, mechanical deboning machine   dan Proses Giling dengan mesin Meat Mincer.  Proses Giling bertujuan meratakan lemak dalam daging, karena raw meat digiling dalam kondisi frozen/beku, suhu saat proses giling masih dipertahankan di bawah suhu 22 oC. Hal ini untuk mencegah terdenaturasinya protein yang sangat penting sebagai emulsifier.

Combine Ingredients

Tahap pengolahan sosis berikutnya adalah adalah combine ingredients. Hasil dari Mesin Giling ( Mincer Machine ) dicampur dengan bahan kuring, serpihan es, garam, bahan pengikat dan bahan tambahan lainnya di Emulsifier Machine. Suhu adonan pada proses ini harus dipertahankan serendah mungkin, yaitu sekitar 3 – 12 oC.

Proses ini menggunakan mesin   Emulsifier machine atau Bowl Cutter.  Proses kerjanya kurang lebih, menggunakan serangkaian pisau yang berputar untuk mencampur, memotong dan menghaluskan  formulasi produk. Output proses ini berbentuk pasta / stuff.

Stuffing

Tahap pengolahan sosis berikutnya adalah stuffing atau filling. Hasil proses Bowl cutter yang berupa pasta, diproses di mesin Stuffing atau mesin Filler. Formulasi sosis yang berupa pasta secara mekanis di masukan ke dalam Casing.

Cooking

Salah satu proses pengolahan sosis berikutnya adalah proses cooking. Dalam proses ini biasanya bahan sosis akan dimasak sesuai dengan jenisnya. Ada beberapa Teknik memasak yang digunakan seperti boiling, smoking, dan boiling. Proses cooking ditentukan oleh jenis sosis yang akan dimasak dan tingkat kematangannya.

Chilling

Salah satu proses pengolahan sosis berikutnya adalah metode chilling. Proses ini merupakan proses pendinginan dengan menggunakan Cooling Chamber. Alat ini digunakan untuk proses pendinginan terhadap produk sosis yang telah melalui proses cooking.

Di dalamnya terdapat aliran air dingin yang telah disterilkan (air ozon) yang nantinya akan disemprotkan secara cepat ke bahan sosis untuk menurunkan suhu produk. Pendinginan Cepat ini memerlukan waktu ± 2 menit untuk setiap lot produk. Setelah didinginkan cepat, sosis disimpan dalam cold room bersuhu Chiller ( 0-5 oC ), Chiller Room ini memiliki spesifikasi khusus, yaitu memiliki hembusan angin blower pada evaporator yang sangat kuat.

Cutting

Salah satu proses pengolahan sosis berikutnya adalah cutting. Proses cutting ini menggunakan jenis mesin sosis cutter. mesin ini digunakan untuk memotong sosis per pieces yang masih terikat di masing-masing ujungnya.

Terdapat beberapa tipe sosis cutter dengan mekanisme potong yang berbeda-beda. Dari hasil di lini produksi. Mesin yang sistem potongnya dilengkapi dengan sensor proximity yang akan memberikan sinyal pada sistem cutting untuk melakukan proses pemotongan menghasilkan output yang lebih presisi.

Packaging

Salah satu proses pengolahan sosis berikutnya adalah packaging.Proses packaging disini yaitu vacuum Packaging. Produk sosis dimasukkan ke dalam kemasan sesuai quantity yang ditentukan. Pada mesin ini terdapat pengaturan secara otomatis mulai dari proses sealing kemasan, pengeluaran udara / gas-gas dalam kemasan dan pendinginan yang dinyatakan dalam satuan detik. Sehabis proses packaging sosis siap dipasarkan. Itulah beberapa bahan dasar yang cocok untuk pembuatan sosis. Jika anda ingin mencoba membuat sosis dirumah atau ingin membuat usaha olahan daging seperti sosis anda harus memperhatikan bahan dan alat yang digunakan, selain menggunakan bahan yang aman dan sehat anda juga perlu menggunakan alat yang sehat dan aman.

Dalam pembuatan sosis, bahan lain yang biasa digunakan adalah bawang putih, lada hitam dan putih, ketumbar, serta bawang bombay. Beberapa orang juga suka menambahkan bahan sosis yang cukup unik, misalnya saja daun seledri, wortel, hingga bir yang dianggap dapat memberikan rasa lebih kuat pada sosis.

Hal yang juga tak boleh dilupakan saat membuat sosis adalah memilih casing bahan sosis yang tepat. Jika dulu casing terbuat dari usus hewan, saat ini sudah ada casing instan yang juga aman untuk dikonsumsi. Anda bisa mendapatkan casing sosis ini melalui PT Markaindo Selaras dengan mbenghubungi website www.markaindo.co.id atau email marketing@markaindo.co.id.