Punya Sosis di Rumah? Begini Cara Menyimpan dan Mengolahnya

  • transglutaminase

Anda pasti memiliki simpanan makanan beku di kulkas rumah seperti sosis. Ya, makanan beku semacam ini memang cenderung lebih disukai karena praktis untuk diolah menjadi berbagai hidangan lezat. Meski demikian, jika Anda salah salah dalam membeli, menyimpan, dan mengolahnya, sosis bisa jadi akan berkurang kenikmatannya. Maka dari itu, simak beberapa cara membeli, menyimpan, dan juga mengolah sosis seperti berikut ini:

Tips membeli sosis

Jika membeli sosis di Indonesia, perhatikan label halal dari MUI dan juga tanda dari Badan Pengawas Obat dan Makanan. Adanya 2 tanda tersebut akan menjamin sosis yang Anda beli berkualitas dan aman untuk dikonsumsi. Selain itu, jangan lupa juga untuk mengecek tanggal kadaluwarsa yang ada di dalam kemasan. Pastikan juga kemasan sosis tertutup rapat untuk menghindari kualitas sosis yang menurun akibat kontaminasi udara dan juga bakteri. Ada baiknya juga membeli sosis yang di kemasannya terdapat petunjuk pengolahan.

Tips menyimpan sosis

Untuk menyimpan sosis, Anda membutuhkan wadah bersih dan kedap udara. Masukkan sosis ke dalam wadah tersebut kemudian letakkan di dalam freezer yang memiliki suhu di bawah 0 derajat celcius. Jika tidak diletakkan di dalam freezer, sosis mentah hanya bisa disimpan di dalam kulkas dalam jangka waktu 2 hari. Sedangkan sosis yang setengah matang atau matang bisa bertahan hingga 3 sampai 4 hari. Namun jika disimpan di dalam freezer, sosis bisa bertahan hingga jangka waktu yang cukup lama asal tidak mengalami penurunan suhu secara drastic.

Baca juga : Taixing Dongsheng Food Science & Technology

Tips mengolah sosis

Jika Anda mengolah sosis yang baru saja dibeli, maka bisa langsung melakukan proses pemasakan. Namun jika sebelumnya sosis dibekukan, maka diamkan terlebih dahulu di suhu ruang hingga esnya mencair. Setelah itu, perhatikan apakah sosis memiliki kulit yang harus dikupas atau tidak. Jika kulit sosis bisa dimakan, maka Anda bisa langsung mencucinya tanpa perlu mengupasnya terlebih dahulu. Setelah itu, sosis dapat langsung dimasak entah dengan cara direbus, digoreng, dipanggang, atau dicampurkan ke dalam bahan makanan lainnya.

Kalau Anda memiliki waktu lebih, ada baiknya mencoba membuat sosis sendiri di rumah. Saat ini membuat sosis sendiri jadi lebih mudah karena ada berbagai bahan seperti transglutaminase. Transglutaminase adalah enzim yang berfungsi sebagai katalisator pada reaksi polimerisasi dan pembentukan ikatan silang (crosslinking) pada molekul-molekul protein khususnya antara asam amino glisin dan lisin. 

Transglutaminase sendiri cocok untuk digunakan dalam berbagai produk olahan daging, berikut ini beberapa jenisnya:

Transglutaminase TG-B101, untuk diaplikasikan pada produk daging olahan yang mengalami proses emulsifikasi seperti baso, sosis, luncheon dan lain-lain. 

Transglutaminase TG-GB212, untuk diaplikasikan pada produk daging olahan berupa restructured meatproduct seperti patty, smoked beef, chicken ham dan lain-lain. 

Transglutaminase TG-GB312, adalah produk TG yang lebih dikenal dengan sebutan meat glue karena fungsinya seperti lem/ perekat yang bisa merekatkan potongan-potongan daging kecil membentuk potongan-potongan daging yang lebih besar. 

Transglutaminase TG-K Series, untuk diaplikasikan pada produk-produk berbahan dasar ikan, seafood  dan surimi yang mengalami proses emulsifikasi seperti baso ikan, baso udang, sosis ikan, otak-otak dan lain-lain. 

Transglutaminase TG-M Series, untuk diaplikasikan pada produk-produk berbahan dasar susu (dairy food) terutama keju dan yoghurt

Tranglutaminase TG-F Series, untuk diaplikasikan pada produk-produk bakery dan pasta dengan tujuan untuk memperbaiki tekstur, meningkatkan volume dan elastisitas serta memperbaiki kualitas produk akhir.​

Nah, berbagai jenis produk transglutaminase tersebut bisa didapatkan di PT Markaindo Selaras melalui website PT Markaindo Selaras di www.markaindo.co.id atau melalui email marketing@markaindo.co.id.