Mitos Tentang Kedelai Yang Selama Ini Salah

  • Concentrated Soy Protein Markaindo

Concentrated Soy Protein untuk Olahan makanan

Concentrated soy protein merupakan olahan terbuat dari kedelai yang merupakan salah satu jenis makanan yang sudah sangat familiar bagi masyarakat Indonesia. Banyak makanan di Indonesia yang berbahan dasar kedelai seperti tempe dan tahu. Selama ini, kedelai dianggap memiliki banyak manfaat kesehatan. Namun tidak sedikit pula yang mempercayai mitos-mitos tentang kedelai. Namun nyatanya mitos itu tidak sepenuhnya benar. Berikut 5 mitos tentang kedelai yang ternyata keliru.          

Susu Kedelai Mengobati Osteoporosis

Banyak orang yang mengonsumsi susu kedelai untuk mencegah atau mengobati osteoporosis. Padahal osteoporosis atau keropos tulang bukan disebabkan oleh kekurangan kalsium, melainkan hilangnya kalsium dari dalam tulang. Untuk mengobati osteoporosis, sebaiknya konsumsi makanan yang bersifat basa dan mengandung kalsium seperti wijen, almond, selada air.

Kedelai Penyebab Kanker Payudara

Tidak pernah didapati temuan yang menyebutkan bahwa kedelai sebagai penyebab utama kanker. Konsumsi makanan olahan dari kedelai dinyatakan aman untuk penderita kanker payudara. Bahkan dapat menekan risiko terkena kanker payudara.

Susu Kedelai Membuat Gemuk

Mitos ini banyak dipercaya karena susu mempunyai kandungan karbohidrat dan lemak yang tinggi. Sedangkan pada susu kedelai dan susu almond, kandungan lemaknya jauh lebih sedikit dibandingkan susu sapi dan susu kambing. Jadi, jenis susu ini dipercaya tidak akan menyebabkan penumpukan lemak dan kegemukan pada tubuh manusia.

Kedelai Bukan Sumber Protein yang Baik

Kacang kedelai memiliki protein lengkap, artinya mengandung asam amino esensial yang harus kita dapatkan dari makanan, karena tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh. Secangkir kacang kedelai rebus mengandung 22 gram protein, nyaris sama banyak dengan sajian steak. Sedangkan pada tahu, ternyata memiliki kandungan protein yang jauh lebih sedikit, hanya 9 gram di setiap 3 ons tahu padat dan 6 gram di setiap 3 ons tahu lembut.

Pria Dilarang Makan Kedelai

Pemahaman mengenai aktivitas mirip estrogen dari kedelai, menyebabkan banyak kepercayaan bahwa produk kedelai dapat menurunkan testosteron pria, namun studi klinis tidak mendukung hal tersebut. Faktanya, pria justru mendapatkan manfaat atas produk kedelai diet, contohnya untuk menurunkan risiko kanker prostat.

Penambahan Concentrated Soy Protein pada Daging

Pemilihan jenis protein kedelai yang digunakan dalam pembuatan produk olahan sangatlah penting karena akan memengaruhi produk yang dihasilkan. Concentrated soy protein merupakan kedelai yang telah mengalami proses penghilangan karbohidrat larut air, yang mengandung protein tinggi sekitar 70%. Penambahan concentrated soy protein digunakan memperbaiki emulsi adonan serta meningkatkan daya ikat air sehingga mengurangi penyusutan produk.

Jika Anda ingin mendapatkan concentrated soy protein, PT. Marakaindo Selaras siap memenuhi kebutuhan Anda, Markaindo memiliki produk yang bernama ConMark 70. Anda bisa langsung memesan ConMark 70, dan Markaindo akan mengirimkan secepatnya.  Anda tidak perlu khawatir dengan kualitas dari ConMark 70 karena Markaindo telah menjadi supplier terpercaya yang bisa diandalkan untuk membantu kelancaran usaha makanan yang tengah Anda jalankan. Jika Anda berminat membeli ConMark 70 bisa langsung menghubungi Markaindo Untuk informasi lebih lanjut tentang produk ConMark 70, Anda bisa mengakses www.markaindo.co.id dan menghubungi kontaknya via email di marketing@markaindo.co.id.