Mau Daging Sapi Terasa Empuk dan Juicy? Begini Cara Mengolahnya!

  • clip daging sapi

Bagi Anda yang suka makan steak, pasti tidak asing dengan istilah ribs, tenderloin atau sirloin. Ya ketiganya adalah bagian dari potongan daging sapi. Umumnya penyuka steak menyukai tekstur daging yang lembut dan cukup kenyal, namun tidak mudah hancur saat dihidangkan. Hal tersebut akan menambah rasa yang nikmat saat menikmati hidangan steak tersebut.

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa rasa dan mutu sebuah hidangan steak yang lezat memang tak lepas dari faktor kualitas alat pendukung seperti clip daging sapi. Kualitas daging sapi juga sangat ditentukan oleh cara pengolahan daging yang baik dan benar, sehingga akan tercipta sebuah kualitas mutu daging yang empuk dan juicy. Tak hanya itu, pengolahan yang baik juga akan menjaga kualitas nutrisi gizi yang terkandung didalam daging sapi tersebut.

Kali ini akan dibahas tips mengolah daging sapi yang lebih praktis, mudah dipraktekan, lebih empuk, lebih juicy dan tentunya higienis dengan bantuan clip daging sapi. Sayang kan Anda sudah beli daging sapi mahal-mahal tapi tak bisa menikmati kualitasnya secara optimal, hanya karena ‘salah olah daging sapi’?

Demikian juga bagi Anda Ibu rumah tangga ataupun siapa saja yang sedang belajar memasak, tips berikut akan membantu anda lebih mahir dalam mengolah dan memasak daging sapi. Anda dapat menggunakan bantuan clip daging sapi juga loo.

Langkah-langkah Mengolah Daging Sapi

Berikut adalah beberapa langkah-langkah pengolahan daging sapi secara baik dan benar.

1. Potong melawan arah serat daging sapi

Penting untuk diingat, tugas pertama Anda adalah menjadikan daging sapi lebih empuk adalah dengan cara memotong berlawanan dengan arah seratnya. Serat pada daging sapi adalah garis-garis halus yang tampak terlihat di permukaan daging sapi.

Jika seratnya membujur, maka potong daging secara melintang. Demikian pula sebaliknya, potong daging sapi secara membujur apabila arah garis seratnya melintang. Hal ini membuat tekstur daging sapi yang keras akan menjadi lebih empuk.

2. Gunakan temperatur yang tepat saat memasak

Langkah kedua yang bisa dicoba adalah memasak dengan menggunakan temperatur yang tepat pada saat pengolahan daging sapi. Hal ini untuk menjaga agar daging sapi tetap empuk dan tidak alot saat matang nantinya.

Usahakan jangan terlalu lama dengan temperatur yang tinggi saat memasak, supaya kualitas kandungan gizi dan saripatinya tidak hilang selama dimasak. Akibat yang paling terasa saat saripati daging hilang adalah daging sapi menjadi lebih alot dan susah untuk dikunyah. Terlebih lagi daging akan berkurang potensi nutrisi pentingnya ketika dimakan nanti. Potensi nutrisi yang penting tersebut adalah Protein, Zat Besi, Seng, Magnesium, Vitamin B kompleks dan E. Nutrisi ini banyak yang hilang  jika dimasak terlalu lama dengan temperatur yang tinggi. Sayang bukan?

Demikian juga sebaliknya, Anda tidak disarankan menggunakan temperatur yang terlalu rendah saat memasak daging sapi. Karena akan membuat daging menjadi kering akibat menguapnya cairan yang ada didalam isi daging tersebut. Lalu apa solusinya? Gunakanlah termometer masak yang sesuai standar. Hal tersebut akan lebih membantu secara lebih akurat. Dalam perhitungan yang normal,  daging sapi seperti sirloin rata-rata membutuhkan suhu sekitar 1400 Celcius untuk dapat matang secara sempurna.

3. Masak secara perlahan

Seperti kita tahu, daging sapi terdiri dari beberapa bagian yang diantaranya berupa otot. Hal tersebut akan membuat daging sapi tersebut akan terasa lebih alot dan agak sulit untuk diolah. Terutama pada bagian bahu dan kaki. Perlu cara memasak yang lebih lama dengan api yang sedang untuk membuatnya menjadi lebih empuk.

Ada tiga macam alternatif cara memasak daging sapi untuk mengatasi masalah ini. Cara yang pertama disebut sebagai braising (memasak pelan-pelan). Braising yaitu tehnik merebus daging didalam kaldu dalam waktu yang sangat lama hingga daging menjadi empuk. Cara ini ampuh namun dapat mengorbankan konsumsi gas anda saat memasak. Cara yang kedua disebut sebagai stewing (merebus). Stewing yaitu dilakukan dengan cara merebus, tetapi menggunakan cairan yang lebih banyak daripada tehnik braising. Yang terakhir disebut juga dengan grill roasting (memanggang) yakni membakar daging sapi dengan api langsung namun dengan wadah yang tertutup.

4. Memanfaatkan meat pounder 

Meat pounder adalah sejenis alat pemukul untuk meratakan, mengempukkan daging sehingga membantu dalam memecah otot-otot pada daging sapi. Tekstur pada daging sapi akan jauh lebih empuk dan mudah diolah, serta menjadi lebih tipis. Karenanya tak perlu waktu lama untuk diolah  atau dimasak agar bisa matang sempurna.

5. Marinasi daging sebelum dimasak

Cara mengolah daging sapi yang baik agar tampak lebih empuk dan juicy berikutnya adalah dengah tehnik marinasi. Marinasi adalah teknik merendam daging sapi kedalam bumbu. Cara ini terbukti efektif membuat produk clip daging sapi menjadi lebih empuk dan menambah aroma serta rasa menjadi lebih nikmat karena bumbu meresap sempurna kedalam daging sapi. Ada cara tradisional dalam melakukan marinasi (perendaman). Anda bisa mulai dengan menggunakan bumbu-bumbu rempah yang sudah diblender atau dihaluskan.

6. Gunakan clip daging sapi

Clip daging sapi merupakan sebuah alat yang berfungsi untuk mengunci, mengikat atau menutup makanan olahan dari daging yang biasa digunakan seperti pada pembuatan sosis dan makanan olahan lainnya.

Clip daging sapi sangat berguna dalam menjaga kualitas daging. Selain itu, clip daging sapi juga mampu mempertahankan aroma dan mutu dari adonan olahan daging. Dalam kondisi tertentu clip daging sapi bahkan menjaga adanya campuran bau dari luar serta bakteri dan kuman dari luar. Jadi fungsi clip daging sapi tak hanya sekadar mengunci adonan saja, tetapi juga menjaga daging agar tetap higienis dan tak berubah aromanya.

Jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang clip daging sapi,  Anda dapat menghubungi PT Markaindo Selaras di halaman kontak website di www.markaindo.co.id. Anda juga dapat mengetahui tentang detail produk dan informasi lainnya dengan mengirimkan email ke  marketing@markaindo.co.id.