Makin Nikmat, Sate Daging Giling dengan Campuran Fosfat

  • Makin Nikmat, Sate Daging Giling dengan Campuran Fosfat

Anda tentu sudah tak asing dengan sate. Ya, makanan satu ini bisa dibilang merupakan salah satu menu kuliner khas tanah air. Di Indonesia sendiri ada banyak jenis sate, mulai dari yang berbahan daging, ayam, kambing ataupun ikan. Pada umumnya, sate memiliki bumbu saus kacang dan kecap yang didominasi rasa manis. Namun beberapa jenis sate terbuat dari daging yang dihancurkan dan diberi bumbu, misalnya saja sate lilit dari Bali. Bedanya, sate lilit tidak menggunakan daging namun menggunakan ikan.

Nah, Anda bisa lho, mencoba membuat sate dari daging giling yang sudah dibumbui berbagai rempah. Menu satu ini cocok untuk hidangan keluarga dan bisa pula dijadikan usaha kuliner karena rasanya yang dijamin nikmat. Untuk membuat sate daging giling sangat mudah, berikut hal yang perlu Anda persiapkan:

1.Pilih daging berkualitas

Untuk membuat sate daging giling, penting sekali memilih jenis daging yang berkualitas. Sebab jika Anda memilih daging yang terlalu banyak uratnya, maka tidak akan menghasilkan tekstur lembut namun justru alot. Kesegaran daging juga sangat penting sebab akan mempengaruhi rasa dan aroma setelah sate matang. Jika menggunakan daging yang segar, Anda juga bisa menyimpan olahan sate yang belum dipanggang ke dalam freezer untuk kemudian diolah.

2.Pilih bumbu dari rempah segar

Saat ini memang sudah banyak rempah yang kemudian diolah dalam bentuk bubuk sehingga semakin memudahkan proses memasak. Akan tetapi, rempah yang sudah berubah dalam bentuk bubuk tidak memiliki rasa sekuat rempah segar. Terlebih lagi, biasanya rempah bubuk sudah dicampuri dengan bahan lain yang mengurangi kepekatan rasanya. Maka dari itu, tak ada salahnya sedikit repot menggiling atau menghaluskan rempah segar untuk memperoleh hasil akhir olahan yang memuaskan.

3.Marinasi daging sebelum diolah

Pernahkah Anda memasak daging dan mendapati rasa bumbu yang kurang meresap? Hal tersebut dikarenakan kurang lamanya masa marinasi alias perendaman bumbu. Sebelum daging diolah menjadi sate, ada baiknya Anda rendam dulu ke dalam bumbu yang sudah dihaluskan selama beberapa saat.

Selain membuat rasanya lebih merasuk, cara ini juga menjadikan daging lebih empuk. Saat dipanggang, Anda pun tak perlu menambahkan terlalu banyak bumbu karena sudah melakukan proses marinasi sebelumnya.

4.Campurkan dengan fosfat

Fosfat merupakan salah satu produk yang biasa dicampurkan dalam makanan untuk meningkatkan kualitasnya. Beberapa fungsi utama fosfat adalah untuk mengingkatkan emulsi daging, mengurangi susut masak daging, memperbaiki tampilan daging, menghasilkan tekstur daging yang lebih kenyal, mencegah daging agar tidak berbau tengik, dan menjaga kualitas daging agar tetap enak untuk dikonsumsi.

Di Indonesia, fosfat untuk makanan diproduksi oleh Budenheim, sebuah perusahaan kimia di Jerman yang bergerak di bidang produk olahanan makanan selama lebih dari 50 tahun. Budenheim berhasil menciptakan teknologi metode produksi berupa pemurnian phosporic acid dengan cara ekstraksi.  Sampai saat ini metode tersebut disebut dengan istilah Budenheim Process.  Selain itu, Budenheim juga berhasil mengembangkan metode khusus dalam memproduksi produk fosfat untuk makanan.

Ada 2 jenis fosfat untuk makanan dari Budenheim, yaitu Carnal  346 yang cocok untuk produk poultry dan ikan olahan, serta Carnal  659S untuk menciptakan tekstur kenyal pada berbagai macam olahan daging dan seafood. Untuk mendapatkan fosfat yang berkualitas, Anda bisa menghubungi PT. Markaindo Selaras melalui www.markaindo.co.id atau email marketing@markaindo.co.id.