Lezatnya Sosis Ikan yang Kaya Protein

  • Lezatnya Sosis Ikan yang Kaya Protein

Sosis merupakan salah satu makanan yang paling populer di seluruh dunia. Meski lahir di Jerman, namun kini sosis sudah bisa ditemukan di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Sosis biasanya dijual dalam bentuk frozen dan bisa disimpan dalam waktu lama untuk sewaktu-waktu diolah menjadi berbagai sajian lezat. Bahan sosis yang paling umum adalah daging sapi, ayam, dan babi jika di luar Indonesia. Namun ternyata ada juga bahan sosis yang terbuat dari ikan, lho.

Sosis ikan ini sangat terkenal di beberapa negara Asia seperti Filipina, Thailand, Malaysia, Jepang, dan juga China. Selain dengan bahan ikan, adonan sosis juga dicampur dengan nasi yang sudah dihaluskan, serta beberapa bumbu tradisional yang terbuat dari ikan misalnya saja pasta ikan fermentasi atau mungkin di Indonesia mirip dengan terasi. Ada juga beberapa negara yang membuat sosis ikan dengan campuran daging sapi, ayam, dan juga daging babi.

Ada beberapa kelebihan menggunakan ikan sebagai bahan sosis, misalnya saja harga bahan baku yang lebih murah dibanding daging, proses pengolahan yang lebih mudah karena ikan memiliki daging yang lunak, serta rasanya yang jauh lebih gurih. Di sisi lain, ikan juga kaya akan protein sehingga baik sekali dikonsumsi sehari-hari.

Namun di sisi lain, ada juga beberapa kelemahan dari sosis berbahan ikan. Yang pertama, harus ada proses deboned alias pemisahan daging ikan dari tulang dan duri. Proses ini memakan waktu cukup lama jika Anda menggunakan jenis ikan yang memiliki banyak duri. Namun proses bisa lebih mudah jika menggunakan ikan dengan duri besar seperti tuna. Kelemahan lainnya adalah daging ikan memiliki tekstur yang sangat lembut, sehingga kurang mantap saat digigit. Untuk itu, dalam pembutan sosis ikan biasanya digunakan campuran daging lain atau menggunakan bantuan filler berupa texturized soy protein.

Baca Juga : Mengenal 3 Jenis Kulit Sosis yang Mudah Digunakan

Ada beberapa tips yang perlu Anda tahu sebelum membuat sosis ikan, berikut informasinya:

Pilih ikan dengan daging tebal sebagai bahan sosis

Untuk membantu memperbaiki tekstur sosis, ada baiknya Anda memilih ikan berdaging tebal dengan serat besar seperti tuna. Selain mempermudah proses penghilangan duri, tuna juga memiliki tekstur daging yang sedikit kasar sehingga cocok dijadikan bahan pembuatan sosis.

Bumbui dengan tepat untuk hilangkan rasa amis

Meski rasanya gurih dan kaya akan protein, pengolahan yang salah akan menyebabkan sosis ikan berbau amis. Untuk menghindari hal ini, Anda perlu memperhatikan pengolahan ikan dan menggunakan bahan-bahan yang berbau tajam untuk membantu menghilangkan bau amis, misalnya saja lemon, bawang putih, serta berbagai jenis rempah.

Tambahkan lemak ke dalam sosis ikan

Seperti halnya jenis sosis daging atau ayam, dibutuhkan lemak tambahan untuk membuat sosis terasa lebih lembut. Sebab proses pengolahan dengan panas tinggi akan membuat daging ikan kering dan kurang enak disantap. Lemak tambahan yang digunakan bisa berasal dari lemak hewan ataupun minyak sayur.

Pilih casing sosis yang tepat

Salah satu bahan sosis yang sangat penting dan mempengaruhi rasa serta tekstur sosis adalah casing atau pembungkusnya. Yang paling terkenal adalah collagen casing, karena sanga praktis dan bisa langsung dimakan seperti halnya kulit sosis alami. Collagen casing terbuat dari daging hewan yang telah diolah melalui proses tertentu. Jenis casing sosis ini lebih tebal dan elastis sehingga adonan sosis tidak akan mudah bocor.

Jika Anda ingin mendapatkan collagen casing yang berkualitas, bisa langsung menghubungi PT. Markaindo selaras melalui website www.markaindo.co.id atau email marketing@markaindo.co.id.