Komposisi Sosis yang Wajib Kamu Ketahui

  • Bahan baku makanan

Sosis adalah salah satu produk olahan daging yang sekarang mulai populer di masyarakat, terutama anak-anak. Pengolahan sosis ini pada awalnya dikembangkan oleh negara empat musim, yang bertujuan untuk mengawetkan, sehingga mereka tidak kekurangan daging selama musim dingin.

Istilah sosis sendiri berasal dari bahasa Latin yaitu salsus yang berarti asin, merujuk pada artian potongan atau hancuran daging yang diawetkan dengan penggaraman. Dari teknologi produksinya, sosis dibuat dari daging yang digiling (dihaluskan), diberi bumbu lalu dimasukan ke dalam selonsong (casing) berbentuk bulat panjang simetris yang kemudian diolah lebih lanjut. Namun, ternyata ada bahan baku makanan lainnya dalam pembuatan sosis. Beberapa bahan baku atau komposisi sosis yang perlu kamu tahu sebagai berikut:

Daging Ayam

Salah satu bahan baku makanan dalam pembuatan sosis adalah daging ayam. Pada awalnya sosis terbuat dari daging sapi dan babi, namun dengan perkembangan jaman sekarang banyak bahan dasar sosis yang digunakan seperti udang, ikan dan daging ayam. Daging ayam selalu dihidangkan sebagai makanan dalam berbagai cara. Kemudian daging ayam juga memiliki kandungan protein yang baik untuk tubuh.

Daging Sapi

Salah satu bahan baku makanan dalam pembuatan sosis adalah daging sapi. Daging sapi memang terkenal sebagai bahan baku makanan utama dalam pembuatan sosis sejak lama. Ada beberapa jenis sosis yang terbuat dari bahan dasar daging sapi seperti Sosis mentah, sosis yang diasap, sosis yang dimasak tanpa di asap dan sosis kering atau fermentasi. Biasanya beberapa jenis sosis di atas menggunakan bahan dasar daging sapi

Bahan Pengikat

Salah satu bahan baku makanan yang digunakan dalam pembuatan sosis adalah bahan pengikat makanan. Bahan Pengikat dan pengisi dibedakan berdasarkan kadar proteinnya. Bahan pengikat mengandung protein yang tinggi, sedang bahan pengisi umumnya mengandung karbohidrat. Yang umum digunakan, tepung terigu, tepung beras, tepung tapioka, tepung kedelai, tepung ubi, tepung kentang, tepung roti, dan susu skim.

Antioksidan Asam Askorbat

Bahan baku makanan selanjutnya adalah Antioksidan Asam Askorbat atau Vitamin c. Bahan yang satu ini termasuk golongan antioksidan karena sangat mudah teroksidasi oleh panas, cahaya, dan logam, oleh karena itu penggunaan vitamin C sebagai antioksidan semakin sering dijumpai. Vitamin C atau asam askorbat terkenal perannya dalam menjaga dan memperkuat imunitas terhadap infeksi.

Siapa sangka vitamin C ternyata juga berperan penting dalam fungsi otak, karena otak banyak mengandung vitamin C. Fungsi asam askorbat dan asam dehidroaskorbat merupakan bagian penting dari reaksi oksidasi dan reduksi di dalam sel hidup. Asam askorbat mudah teroksidasi dan terbentuk oksidanya yang berfungsi sebagai reduktor. Di samping itu asam askorbat dibutuhkan agar oksidasi tirosin dan metabolisme kolagen dapat berjalan normal dan pembentukan.

Garam

Salah satu bahan baku makanan dalam pembuatan sosis adalah garam. Bahan ini adalah senyawa ionik yang terdiri dari ion positif (kation) dan ion negatif (anion), sehingga membentuk senyawa netral (tanpa bermuatan). Garam terbentuk dari hasil reaksi asam dan basa. Natrium klorida (NaCl).

Itulah beberapa bahan baku makanan atau komposisi dalam pembuatan sosis. Selain membutuhkan bahan dasar yang fresh Anda juga perlu memilih bahan baku makanan yang berkualitas. Bila Anda orang yang senang memasak dan mengolah bahan baku, baiknya Anda juga membeli bahan baku makanan Anda di PT. Markaindo Selaras yang menjual bahan baku makanan dengan kualitas terbaik dari distributor terpercaya seperti Devro Collagen Casing dan MiniRalen Polyamide Casing.

Anda. Bila berniat untuk membelinya, Anda bisa langsung menghubungi PT. Markaindo selaras melalui website www.markaindo.co.id.