Ketahui Alasan Ini Untuk Mencegah Makanan Jadi Cepat Basi

  • penyebab makanan cepat basi

Makanan basi merupakan permasalahan yang cukup menjengkelkan disaat lapar sedang melanda. Seringkali hal tersebut bisa dialami oleh sebagian besar orang, karena molekul penyusun makanan mengalami banyak perubahan. Sehingga, kualitasnya menurun dan cenderung tidak bisa dikonsumsi.

Makanan basi bisa dilihat dari tampilannya yang berlendir dan tumbuh jamur. Selain itu, dapat dirasakan melalui baunya yang menyengat dengan rasa asam atau kecut. Jika Anda membeli produk makanan di supermarket, tanggal kedaluwarsa menjadi penentu makanan tersebut sudah basi atau belum.

Tentunya Anda tidak menginginkan hal ini terus terjadi bukan? Oleh karena itu, agar tidak terulang kembali Anda perlu mengetahui penyebab makanan cepat basi berikut ini:

Terjadi Proses Alami

Proses alami yang menjadi penyebab makanan cepat basi dikenal dengan oksidasi, yang merupakan reaksi umum dari alam. Atau secara lebih ringkasnya merupakan interaksi antara molekul lemak yang sudah teroksidasi. Hal ini yang menjadi penyebab menurunnya kualitas makanan.

Bau tengik yang dihasilkan oleh makanan basi berasal dari molekul lemak yang sudah teroksidasi. Pada buah-buahan, proses oksidasi dapat dilihat dari perubahan warna menjadi tidak menarik jika dibiarkan pada udara terbuka.

Pertumbuhan Mikroorganisme

Mikroorganisme memiliki peran yang cukup penting sebagai organisme pengurai. Bakteri dan jamur dapat tumbuh dengan cepat jika lingkungannya cocok. Namun, jika hal ini terjadi pada makanan tentunya akan cukup merugikan karena dapat mengubah tekstur makanan sehingga, tidak dapat dikonsumsi oleh manusia.

Penyebab makanan cepat basi selanjutnya yaitu pertumbuhan mikroorganisme dalam makanan jika tidak disimpan dengan baik. Bahan makanan dapat dengan mudah terkontaminasi oleh bakteri dan jamur sehingga, perlu diperhatikan kebersihan selama proses memasak.

Suhu Lemari Pendingin Yang Tidak Sesuai

Lemari pendingin diatur pada suhu minimal 4oC yang bertujuan untuk mencegah pertumbuhan bakteri patogen saat bahan makanan disimpan. Namun, suhu yang diatur seperti itu tidak cukup dingin untuk menghentikan semua pertumbuhan bakteri jamur yang ada. Oleh sebab itu, penting untuk memantau makanan yang disimpan terhadap tanda-tanda pembusukan yang akan terjadi.

Freezer pada kulkas ditujukan untuk menyimpan bahan makanan dalam jangka panjang. Saat menyimpan makanan sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut seperti:

- Simpan makanan dengan wadah yang tertutup

- Atur suhu udara di bawah 0oC

- Hindari membuka dan menutup lemari pendingin terlalu sering, khususnya saat lampu sedang padam

- Gunakan termometer eksternal untuk memastikan suhu lemari pendingin tetap dalam suhu yang tepat

Pengaruh Enzim

Enzim tidak hanya terdapat dalam tubuh manusia saja namun, di dalam bahan makanan juga memiliki pengaruh. Enzim dapat berasal dari mikroorganisme yang terkontaminasi, air liur saat menggigit makanan, maupun alami dari bahan makanan tersebut. Pengaruh yang ditimbulkan dapat berupa penurunan kualitas makanan.

Enzim yang menjadi penyebab makanan cepat basi memiliki sifat untuk mempercepat proses oksidasi dari makanan. Seperti pada buah, proses pematangan secara alami merubah tekstur buah menjadi lembek dan berwarna kehitaman.

Itulah beberapa penyebab makanan cepat basi yang perlu Anda ketahui agar dapat mencegah terjadinya hal tersebut. Untuk mengatasi masalah makanan basi dapat juga menggunakan bahan pengawet makanan yang aman untuk dikonsumsi dari Koyo Chemical Industry.Co. Perusahaan asal Jepang yang telah lama dipercayakan untuk mengembangkan pengawet makanan yang aman.

Anda dapat membeli produk tersebut di Markaindo karena terjamin aman dan berkualitas. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat mengunjungi website di www.markaindo.co.id atau bertanya dan melakukan konsultasi melalui e-mail di marketing@markaindo.co.id.