Jenis Bahan Makanan Cepat Basi yang Sering Anda Jumpai dan Dikonsumsi

  • makanan cepat basi

Makanan segar biasanya memiliki masa kedaluwarsa yang singkat. Jika sudah lewat maka makanan tersebut bisa menjadi basi dan tidak dapat dikonsumsi karena akan berubah teksturnya serta rasanya. Namun, ada juga yang makanan yang memiliki masa kedaluwarsa yang cukup lama. Bagi Anda yang suka menyimpan makanan di lemari pendingin, bukan berarti makanan tersebut bebas dari basi.

Saat ada makanan basi tersimpan di dalam lemari pendingin, bakteri dan jamur yang ada pada makanan tersebut dapat menular dengan cepat pada makanan yang tidak basi. Oleh karena itu, segera pisahkan makanan yang rusak dari makanan yang masih baik kondisinya. Agar terhindar dari hal tersebut, ada baiknya Anda mengetahui jenis makanan cepat basi berikut ini:

Produk Ikan Laut

Selanjutnya bahan makanan cepat basi yang tidak bisa bertahan terlalu lama yaitu produk ikan laut. Makanan laut memang tidak dapat bertahan lama jika dibiarkan pada suhu ruangan. Jika Anda sudah membelinya dari pasar maupun supermarket, jika tidak segera dimasak sebaiknya langsung dibersihkan dari darah dan kotoran yang menempel. Lalu, simpanlah di dalam plastik dan segera simpan dalam lemari pendingin.

Daging Mentah

Daging mentah memiliki kesamaan seperti produk makanan laut yang mudah basi jika tidak segera diolah. Tingginya kandungan protein membuat daging mentah tidak dapat bertahan lama pada suhu ruang. Segera simpan dalam plastik kedap udara dan masukkan ke dalam freezer agar tidak terkontaminasi bakteri dan jamur.

Produk Susu

Produk berbahan dasar susu merupakan salah satu jenis makanan yang tidak bisa disimpan terlalu lama di dalam lemari pendingin. Jika Anda sudah membuka produk tersebut sebaiknya segera dihabiskan sebelum 2x24 jam. Hal ini menghindari terkontaminasinya makanan dengan bakteri.

Beberapa produk berbahan dasar susu seperti susu segar, keju, whipped cream, es krim, yogurt, dan kue atau makanan lainnya yang mengandung susu.

Produk Telur

Telur menjadi pilihan yang tepat disaat bingung ingin memasak apa. Namun, jika Anda memasak makanan dengan olahan telur yang tidak segar tentunya dapat menurunkan kualitas masakan. Telur yang tidak segar memiliki aroma yang tidak enak.

Tentu saja, siapapun yang membeli telur di pasar, tidak dapat mengetahui tingkat kesegarannya. Jadi, Anda dapat mencegah telur menjadi cepat rusak dengan cara mencucinya terlebih dahulu. Segera simpan di dalam lemari pendingin untuk memperpanjang usianya selama kurang lebih 2 atau 3 minggu.

Jika telur tidak disimpan dalam lemari pendingin, Anda hanya dapat mengonsumsinya dalam jangka waktu 5 hari. Selain itu, untuk mengetahui telur masih layak dikonsumsi atau tidak dapat dilakukan dengan cara memasukkannya ke dalam air. Jika telur mengapung sebaiknya tidak dikonsumsi karena sudah rusak, hal ini berlaku sebaliknya.

Nah, itulah berbagai jenis bahan makanan cepat basi yang sering Anda jumpai dan dikonsumsi. Perhatikan selalu perubahan pada bahan makanan tersebut, jika terdapat perubahan tekstur segera buang agar tidak membuat makanan segar lainnya menjadi rusak. Ada banyak jenis pengawet alami yang bisa digunakan.

Jika Anda tidak ingin repot membuat pengawet alami, sebaiknya gunakan pengawet dari CFB Chemische Fabrik Budenheim yang merupakan produsen pengawet alami. Produk-produk yang dihasilkan Budenheim sangat mudah, sederhana dan efisien dalam penggunaannya. Produk tersebut telah terbukti aman untuk digunakan dan sangat cocok jika digunakan pada produk mentah seperti hasil laut ataupun daging mentah.

Anda bisa mendapatkan pengawet alami dari CFB Chemische Fabrik Budenheim di Markaindo yang jual pengawet makanan. Kunjungi website di www.markaindo.co.id untuk memudahkan dalam mencari informasi tentang pengawet makanan lainnya atau dapat menghubungi melalui email di marketing@markaindo.co.id.