Ini 5 Jenis Kebab Favorit di Dunia

  • bahan kebab

Kebab sudah menjadi makanan yang cukup dikenal di Indonesia. Makanan ini cukup disukai karena selain rasanya yang lezat, namun bisa juga mengenyangkan tubuh. Kebab sendiri merupakan sebutan untuk makanan  berbahan daging panggang atau bakar yang biasa ditusuk memakai tusukan atau batang besi. Biasanya makanan ini sering ditemui pada masakan Asia Tengah, masakan Asia Selatan, dan masakan beberapa negara di Afrika. Namun kini kebab dibuat dengan berbagai versi. Kebab yang mungkin biasa Anda makan adalah makanan berbahan daging yang dinikmati bersama roti khas Arab atau tortilla.

Biasanya bahan kebab menggunakan daging domba dan daging sapi, atau daging kambing, daging ayam, ikan, atau kerang. Ada pula yang memakai daging babi sebagai bahan kebab yang tersedia pada masakan Azerbaijan, Bulgaria, Siprus, Yunani, dan negara bagian Goa di India. Dalam pembuatannya, selain daging bahan kebab juga ditambah dengan berbagai macam topping dan daging yang makin menambah kenikmatannya. Perlu diketahui jika kebab original dari negara asalnya memiliki banyak jenis.

Yuk kenalan dengan macam-macam kebab Turki yang mungkin menjadi salah satu favorit Anda.

Chapli Kebab

Banyak orang yang mengira jika kebab yang satu ini adalah memakai daging burger. Padahal sebenarnya Chapli Kebab adalah kebab yang mirip seperti daging burger karena daging cincang pada kebab ini dibentuk seperti patty.

Doner Kebab

Nama Doner Kebab memiliki arti yakni daging kebab yang berputar. Kebab jenis ini merupakan masakan Turki yang terbuat dari bahan kebab daging berupa daging domba, kambing, sapi, atau ayam. Kebanyakan  kebab Turki yang ada di Jakarta menggunakan panggangan daging vertikal yang berputar.

Kakori Kebab

Kakori Kebab ini berbahan dasar dari daging cincang yang di buat menjadi sate lalu dibakar hingga matang.  Nama dari Kakori Kebab berasal dari tempat di India. Kebab ini memiliki bentuk seperti sosis yang panjang.

Kathi Kebab

Kathi Kebab dibuat menggunakan tandoor yang merupakan alat panggang yang biasa digunakan orang India untuk tandoori chicken. Cara memasaknya dengan memanggang daging dengan cara di lilitkan pada tusukan tandoor yang panjang terbuat dari besi, lalu di panggang di atas bara panas. Kathi Kebab memiliki aroma dan rasa kebab ini sangat berbeda dari jenis kebab lainnya.

Shish Kebab

Shish dalam bahasa Turki memiliki arti yakni tusuk sate dan Kebab yang berarti daging. Sehingga bentuk tampilan kebab ini tidak dibungkus dengan roti tortilla. Melainkan disajikan dengan tusukan ala sate. Dalam 1 tusukan shish kebab terdiri dari sayuran seperti timun, paprika, dan tomat, sangat sehat karena dipadu dengan daging.

Berbagai jenis kebab di atas dibuat dengan rempah-rempah khas dari setiap negaranya. Namun Anda bisa juga membuat kebab sendiri sesuai selera Anda. Bagi Anda yang vegetarian atau sedang menjalankan diet dengan mengurangi konsumsi daging, bisa juga membuat kebab, asalkan bahan kebab yakni daging diganti dengan bahan lain.

Beberapa bahan yang bisa dijadikan pengganti daging yakni:

Garbanzo Beans

Dikenal juga dengan nama chickpeas, bahan satu ini cukup popular di dunia kuliner Barat sebagai pengganti daging. Garbanzo Beans sangat cocok diolah sebagai pengganti daging giling yang digunakan dalam berbagai masakan.

Quinoa

Quinoa juga bisa dijadikan pengganti daging karena mengandung berbagai nutrisi lain seperti magnesium dan asam folat. Tekstur quinoa sebenarnya sangat lembut, namun bahan ini cocok dijadikan pengganti daging burger jika dicampur dengan berbagai bahan lain.

Seitan

Seitan merupakan wheat gluten alias gluten gandum yang memang banyak digunakan sebagai pengganti daging. Tekstur seitan bisa dibilang sangat mirip dengan daging. Seitan bisa dengan mudah menyerap seluruh rasa dan saus. Seitan juga tergolong bahan yang bisa dengan mudah diolah, seperti dipanggang, digoreng, ataupun dimasak dengan kuah.

Texturized Soy Protein

Texturized soy protein merupakan produk yang biasa digunakan sebagai campuran olahan pengganti daging seperti nugget, sosis, dan bakso. Fungsi utama dari texturized soy protein adalah sebagai bahan pengisi (filler) untuk menekan biaya produksi sekaligus mempertahankan kualitas produk akhir. Texturized soy protein lebih mudah diolah dan disimpan dalam waktu lama.

Di Indonesia, Anda bisa memperoleh texturized soy protein melalui Markaindo. Bahan ini diproduksi oleh sebuah perusahaan asal Jerman bernama Bremil yang fokus memproduksi berbagai jenis bahan baku untuk industri pengolahan daging seperti textured soy protein, isolated soy protein, breadcrumb, bumbu-bumbu dan food additives (curing salt, pewarna makanan, preservatives). Untuk memperoleh produk ini, langsung saja kunjungi website PT Markaindo Selaras di www.markaindo.co.id atau juga menghubungi melalui email di marketing@markaindo.co.id.