Ingin Membuat Sosis Sendiri di Rumah? Perhatikan Dulu Tips Berikut ini!

  • Tips Membuat Sosis Sendiri di Rumah

Saat ini, sosis bukanlah lagi makanan yang mewah dan bisa dinikmati kalangan tertentu saja. Makanan yang terbuat dari daging sapi, ayam, ikan, babi, atau kambing ini telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari beberapa sajian kuliner Indonesia. Sebut saja sup ayam dan sayuran, sup kacang merah, sosis mie, dan masih banyak lagi. Hal ini didukung dengan tersedianya sosis di pasar, swalayan, hingga toko kelontong.

Tetapi, bahan yang digunakan tentunya tidak bisa kita jamin 100 persen kualitasnya. Daripada kesusahan menentukan kualitasbahan sosisini, kenapa tidak coba buat sendiri di rumah? Sebelum membuatnya, simak dulu beberapa tips berikut ini!

1. Ketahui Jenis Sosis

Perlu Anda ketahui, banyak sekali jenis sosis yang bisa dibuat sendiri di rumah. Sebelum Anda membuatnya, tentukan dulu jenis sosis seperti apa yang ingin Anda buat. Hal ini akan berpengaruh terhadap bahan dan bumbu yang dibutuhkan untuk pembuatannya. Beberapa contoh sosis yang bisa Anda buat sendiri adalah:

-Sosis yang diasap dan juga dimasak, seperti frankfurter, bologna, dan juga knackwurst.

-Sosis yang hanya dimasak saja tanpa diasapi, seperti liver sausage dan beef salami.

-Sosis mentah atau fresh sausage, seperti contohnya polish sausage.

-Sosis kering atau semi kering, seperti cervelat dan pepperoni

2. Kenali Jenis Kulit Sosis

Salah satu bahan sosis utama yang sangat dibutuhkan adalah kulit atau casing. Bahan ini pula yang membuat sosis dapat bertahan dengan bentuknya yang memanjang tanpa tercerai-berai dan bisa disimpan untuk waktu yang lama. Umumnya, terdapat 3 jenis kulit sosis yang biasa digunakan untuk industri, tapi juga bisa dimanfaatkan untuk membuat sosis homemade. Beberapa kulit tersebut antara lain:

-Kulit natural, yang umumnya terbuat dari usus hewan seperti kambing atau juga sapi. Kelebihtan utama dari kulit ini adalah bisa langsung dimakan tanpa perlu dikupas terlebih dahulu.

-Kulit kolagen, yang biasanya terbuat dari kolagen hewan yang telah diproses agar lebih elastis dengan berbagai ketebalan. Kelebihannya adalah tersedia dengan berbagai variasi dan tidak mudah robek.

-Kulit fibrous, yang terbuat dari protein atau selulosa buatan yang tidak bisa dimakan. Kelebihan dari kulit ini adalah tersedia berbagai pilihan warna menarik dan mudah diolah.

3. Waktu Ideal Penyimpanan

Perbedaan jenis dan bahan sosis tentunya berpengaruh pula dengan waktu ideal penyimpanannya. Meskipun semua sosis bisa disimpan di freezer atau kulkas, tentunya kualitasnya dapat menurun. Untuk itu, beberapa jenis sosis ini perlu Anda perhatikan lama penyimpanannya, seperti:

-Sosis mentah, yang harus dikonsumsi dalam kurun waktu 3 hari tanpa dimasukkan ke kulkas.

-Sosis masak, bisa dikonsumsi dalam waktu 7 hari setelah pembuatan tanpa dimasukkan kulkas.

-Sosis kering, bisa bertahan selama 3 minggu di suhu ruangan setelah pembuatannya.

-Sosis semi kering, bisa dikonsumsi dalma waktu 3 hari hingga 3 minggu tergantung pemrosesannya.

4. Makanan yang Cocok Menggunakan Sosis

Seperti yang sudah Markaindo jelaskan di awal, ada banyak sekali makanan yang cocok dipadukan dengan sosis. Beberapa di antaranya adalah sosis saus sambal, mie lilit sosis, sup macaroni, nasi dan mie goreng, risol, seblak basah, dan masih banyak lagi. Anda bisa menggunakan sedikit kreativitas untuk memasaknya, karena sosis bisa digunakan hampir di semua makanan Indonesia.

Kalau Anda sedang mencari casing sosis yang cocok, PT. Markaindo Selaras juga menyediakan beberapa pilihan yang bisa Anda gunakan untuk membuat sosis sendiri, seperti Devro Collagen Casing dan juga MiniRalen Polyamide Casing yang aman dan terjamin halal. Hubungi marketing@markaindo.co.id atau cek selengkapnya di www.markaindo.co.id