Halalkah Pembungkus Sosis yang Anda Konsumsi Saat Ini?

  • pembungkus sosis

Mungkin selama ini Anda hanya dapat melihat dan menyantap sosis yang sudah dimasak saja, bukan? Tapi tahukah Anda bahwa sosis yang biasa dikonsumsi tidak serta merta terbuat dari daging yang dipotong dan dibentuk seperti itu, melainkan terbuat dari cincangan daging yang dicampur dengan rempah-rempah, lemak dan juga beberapa bahan pembuat lainnya. Untuk menyatukan dan membuatnya padat, maka para produsen sosis menggunakan bahan yang disebut juga dengan pembungkus sosis.

Apakah Pembungkus Sosis yang Anda Beli Sudah Halal?

Di waktu pertama kali ditemukan, pembungkus sosis ini terbuat dari usus hewan yang dibersihkan dan diisi ulang dengan menggunakan bahan-bahan campuran seperti di atas, lalu dipadatkan dan terkadang dibekukan agar kualitasnya tetap terjaga dan menghindari basi.

Namun di era yang sudah semakin maju seperti saat ini, pembungkus sosis tidak lagi menggunakan usus hewan karena sudah ada beberapa produk sausage casing yang terbuat dari bahan artifisial, seperti kolagen, selulosa sampai dengan platik atau selofan.

Dikarenakan ada yang terbuat dari kolagen dan selulosa yang mana rata-rata terbuat dari protein hewani, maka jenis pembungkus sosis ini dapat juga langsung disantap tanpa harus dikuliti atau dihilangkan terlebih dahulu. Hal tersebut pada umumnya dikenal dengan nama edible packaging. Selain dapat disantap langsung, pembungkus sosis jenis ini juga aman, praktis dan juga relatif murah dibandingkan dengan pembungkus sosis yang terbuat dari usus hewan.

Hanya saja, sekarang ini banyak pertanyaan yang muncul di masyarakat mengenai kadar halal tidaknya pembungkus sosis yang dijual di pasaran atau yang sudah dalam bentuk jadi (berisi cacahan daging). Tentu saja jawaban paling masuk akal untuk pertanyaan tersebut adalah tergantung dari sumber bahan pembuatnya.

Pada dasarnya, kolagen dan selulosa terbuat dari protein hewan yang diambilkan dari jaringan ikat dan kulit binatang. Hanya saja, setiap perusahaan pembuat pembungkus sosis memiliki aturan sendiri dalam menentukan bahan yang digunakan. Bisa saja dari hewan yang masuk kategori halal dan ada pula yang dari hewan-hewan yang diharamkan.

Memang tidak dipungkiri bahwa di banyak perusahaan Eropa yang memproduksi pembungkus sosis masih mengesampingkan masalah halal-tidaknya bahan yang digunakan, bahkan jika produk mereka tersebut harus diekspor ke negara-negara mayoritas muslim, seperti Indonesia. Namun tetap saja, para konsumen juga perlu mengetahui bahan yang digunakan tersebut.

Namun, dari banyaknya perusahaan pembuat pembungkus sosis yang tersebar di berbagai negara di seluruh dunia, Devro merupakan salah satu produsen yang menjadi pemasok casing daging ini ke banyak tempat, termasuk Indonesia.

Perusahaan yang berbasis di Australia ini tidak hanya memperhatikan masalah kualitas produknya, namun juga tetap tidak mengesampingkan masalah food grade serta masalah kehalalan bahan yang digunakan.

Pembungkus sosis Devro ini terbuat dari kolagen sapi yang memiliki tekstur kenyal dan juga tampilannya menarik. Bahkan, casing daging cacahan yang diproduksi Devro tersebut dapat digunakan di berbagai jenis olahan sosis, seperti frankfurter atau hotdog.

Nah, untuk kawasan Indonesia, jika Anda menginginkan pembungkus sosis buatan Devro ini, maka Anda tak perlu jauh-jauh memesannya ke Australia atau juga menghubungi pihak produsennya langsung, karena dengan melalui PT Markaindo Selaras, Anda juga dapat melakukannya.

Untuk memesan pembungkus sosis Devro, Anda dapat mengunjungi website PT Markaindo Selaras di www.markaindo.co.id atau juga menghubungi melalui email di marketing@markaindo.co.id. Segera dapatkan produk pembungkus sosis kolagen berkualitas tinggi tersebut sekarang juga!