Gunakan Kedelai sebagai Pengganti Daging

Daging sapi sering dijadikan sebagai bahan baku makanan, baik makanan rumahan maupun frozen food seperti nugget, sosis, dan bakso. Namun, naiknya harga daging di pasaran menyebabkan semakin banyaknya pedagang curang yang mengoplos daging sapi dengan daging celeng dan babi. Sebenarnya daripada was-was akibat daging celeng atau babi, mengganti daging dengan kedelai seperti tepung kedelai adalah cara yang paling tepat. Tak hanya murah, kedelai juga kaya nutrisi dan manfaat.

Kandungan kedelai

Tepung kedelai memiliki nilai protein nabati tinggi yang dapat menggantikan protein yang terkandung dalam daging. Mengonsumsi 50 gram protein kedelai dalam sehari dapat menggantikan protein hewani. Selain itu, kedelai juga mengandung isoflavon, fitoestrogen, serat, serta senyawa probiotik yang sangat baik bagi tubuh.

Manfaat kedelai sebagai makanan

Dengan kandungan nutrisi lengkap, tepung kedelai memberikan banyak manfaat bagi tubuh manusia, yaitu:

1. Mencegah penyakit kardiovaskular

Kandungan isoflavon dalam kedelai dapat mengikat lemak, menurunkan kadar kolesterol total dan kolesterol jahat atau LDL. Dengan begitu risiko penyakit kardiovaskular yang disebabkan oleh kolesterol dapat diturunkan.

2. Menurunkan kadar kolesterol dalam darah

Kandungan omega 3 dan omega 6 pada kedelai sangat efektif mencegah sintesa kolesterol berlebihan di dalam hati, serta mengikat kolesterol dalam tubuh. Sementara itu, kandungan protein dalam kedelai akan membantu pengeluaran kolesterol dalam empedu semakin banyak. Tubuh pun akan menjadi lebih sehat.

3. Mencegah kanker

Kanker merupakan salah satu momok yang banyak ditakuti oleh masyarakat, baik wanita atau pria. Namun, kandungan isoflavon dalam kedelai bersifat antikarsinogebik yang akan menhambat kerjaz enzim protein triosin kinase. Dengan begitu pertumbuhan kanker dapat dicegah dengan baik.

4. Menghambat osteoporosis

Osteoporosis merupakan salah satu penyakit pengeroposan tulang yang akan menyebabkan penderitanya dengan mudah terkena patah tulang. Kandungan phytoestrogen dalam kedelai memiliki efek hormonal yang sama dengan estrogen sehingga dapat menghambat osteoporosis.

5. Membantu pertumbuhan tulang dan gigi

Selain protein nabati, kedelai juga mengandung kalsium yang cukup tinggi, yakni 102 miligram per 100 gram kedelai. Kandungan kalsium dalam kedelai ini berperan baik dalam mengatur kontraksi dan relaksasi otot, serta pengiriman pesan yang terjadi pada sistem saraf.

6. Memperlancar saluran pencernaan

Kedelai kaya akan senyawa prebiotic yang dapat menjaga keseimbangan flora usus, serta memperlancar proses pembuangan dan mampu mencegah sembalit.

Jenis olahan kedelai

Terdapat dua olahan kedelai yang sangat baik untuk dijadikan sebagai bahan makanan atau food grade, yakni:

Susu kedelai

Susu kedelai merupakan salah satu olahan kedelai yang cukup populer. Tak hanya sebagai pengganti susu sapi bagi mereka yang alergi susu sapi, susu kedelai juga menjadi makanan alternatif bagi mereka yang menjalankan diet. Susu kedelai juga lebih ramah bagi sistem pencernaan manusia jika dibandingkan dengan susu sapi.

Tepung kedelai

Terdapat dua jenis tepung kedelai yang kerap digunakan sebagai pengganti daging, yakni Textured Soy Protein (TSP) dan Isolated Soy Protein (ISP). Baik TSP maupun ISP kerap digunakan dalam pengolahan produk daging olahan, seperti sosis, nugget, bakso, dan corned beef.

Fungsi tepung kedelai dalam industry daging olahan adalah sebagai bahan campuran daging atau filler. Tepung kedelai pengganti daging ini dapat menekan biaya produksi dan tetap menjaga kualitas produk akhir olahan daging.

Untuk mendapatkan tepung kedelai berkualitas dengan proses pengolahan bersertifikat, Anda dapat menghubungi PT MARKAINDO SELARAS melalui website www.markaindo.co.id atau email marketing@markaindo.co.id. PT. Markaindo Selaras menyediakan tepung kedelai TSP dan ISP dari produsen ternama seperti Marksoy dan Bremil dengan jaminan halal dan berkualitas tinggi.