Ganti Daging Merah Dengan 3 Protein Ini dan Dapatkan Manfaatnya

  • Texturized Soy Protein

Manfaat Protein Pengganti Daging

Tahukah Anda selain dapat mengurangi berat badan, mengganti daging merah dengan protein lain pada makanan sehari-hari juga memiliki banyak manfaat lainnya.

Protein Pengganti Daging:

1. Kacang-kacangan: Jika Anda terbiasa mengonsumsi protein hewani seperti daging merah, cobalah untuk menggantinya dengan protein nabati seperti kacang-kacangan. Protein ini baik untuk tubuh karena tidak mengandung lemak jahat.

2. Telur dan susu: Coba ganti makanan Anda dengan susu, keju, atau telur. Selain kalsiumnya yang tinggi, kandungan proteinnya juga setara karena masih berasal dari hewan.

3. Jamur: Mengganti daging dengan jamur setiap kali makan dapat menurunkan berat badan dan mengurangi lemak secara keseluruhan. Selain itu, mengonsumsi jamur juga dapat meningkatkan kebugaran tubuh.

4. Isolated Soy Protein (ISP), ISP merupakan tepung kedelai pengganti daging yang mengandung banyak protein kedelai dan ISP juga sangat baik untuk kesehatan tubuh Anda.

5. Texturized Soy Protein (TSP), texturized Soy Protein mirip dengan ISP hanya saja TSP lebih bertekstur dibandingkan dengan ISP.

Manfaat Mengganti Daging:

1. Mengurangi berat badan: Orang yang tidak mengonsumsi daging memiliki indeks massa tubuh (IMT) yang lebih rendah dibandingkan mereka yang gemar mengonsumsi daging. Selain itu, orang yang mengalami obesitas dan mengganti pola makannya dengan tidak mengonsumsi daging sama sekali, berat badannya berkurang dalam jumlah yang banyak, dibandingkan dengan orang yang diet namun tetap mengonsumsi daging.

2. Menurunkan tekanan darah: Kandungan lemak jenuh dalam daging dapat meningkatkan tekanan darah sehingga rentan terkena hipertensi.

3. Memperkecil resiko gangguan jantung: Daging merah memiliki senyawa karnitin yang jika dikonsumsi dan masuk ke dalam tubuh akan secara otomatis dihancurkan oleh bakteri dalam sistem pencernaan. Penghancuran tersebut akan mengakibatkan meningkatnya kolestrol dalam darah. Hal inilah yang dapat meningkatkan resiko gangguan jantung bahkan stroke.

4. Mengurangi resiko kanker: Lembaga Penyandang Dana Kanker Dunia secara resmi menyatakan bahwa daging merah adalah penyebab kanker usus besar. Asam amino dalam daging merah diketahui berperan signifikan dalam menyebabkan beberapa jenis kanker tertentu.

5. Mengurangi bau tidak sedap: Sebuah penelitian melansir bahwa mereka yang jarang atau tidak sama sekali mengonsumsi daging memiliki bau badan yang jauh lebih sedap dibanding mereka yang rutin mengonsumsi daging.

6. Memperlancar pencernaan: Daging adalah makanan yang miskin serat sehingga jika Anda mengonsumsinya berlebihan, kemungkinan besar Anda akan memiliki masalah pencernaan.