Cara Membuat Acar yang Mudah dan Tipsnya

  • cara membuat acar

Saat Anda makan diluar, biasanya beberapa tempat makan akan menyediakan makanan pendampingnya seperti acar timun. Makanan yang cocok untuk disajikan bersama acar ini yaitu nasi goreng, mi goreng, sate, kwetiau goreng, martabak telur, dan berbagai jenis makanan lainnya. Ternyata cara membuat acar sangat mudah untuk dilakukan. Anda dapat menyajikan makanan ini baik di luar atau di dalam kulkas dalam waktu yang cukup lama.

Pada dasarnya membuat acar ini merupakan salah satu cara mengawetkan makanan. Tentunya jika makanan ini disimpan pada wadah bersih dan tertutup, dapat bertahan untuk jangka waktu yang cukup lama. Berikut ini ada cara membuat acar yang mudah dan tipsnya.

Resep Membuat Acar

Bahan-bahan:

50gr Cabe rawit

50gr Bawang merah

1 buah Wortel

1 buah Timun 

250 ml Air 

2 sdm Gula pasir

2 sdm Cuka

1 sdt Garam

Cara Membuat:

- Bersihkan cabe rawit, bawang merah, dan wortel lalu potong dadu

- Bersihkan timun dari getahnya lalu bersihkan dari bijinya, setelah itu potong dadu

- Masukkan air, gula, dan garam ke dalam panci, didihkan hingga semuanya larut

- Selanjutnya tambahkan cuka

- Setelah itu, masukkan bahan yang sudah dipotong sebelumnya dan campurkan hingga rata lalu, angkat dan tiriskan

- Setelah di diamkan hingga dingin, masukkan acar ke dalam toples kaca agar lebih tahan lama

- Acar siap dinikmati bersama hidangan lezat lainnya

Itulah cara membuat acar timun, cukup mudah bukan? Agar acar dapat bertahan lebih lama berikut ini ada tips yang dapat Anda lakukan untuk membuat acar menjadi lebih awet.

Tips Membuat Acar Lebih Tahan Lama

Setelah acar jadi, sebaiknya tidak langsung dikonsumsi. Biarkan selama kurang lebih 30 menit hingga bumbunya meresap baru disajikan. Cara ini dapat membuat acar semakin lezat. Selanjutnya, jika ingin menyimpan acar, sebaiknya gunakan toples kaca yang bersih, steril, serta kedap udara. Gunakan toples dilapisi karet pada bagian tutupnya.

Agar rasa dan aroma acar data terjaga lebih tahan lama. Sebelum menggunakan toples tersebut, jangan lupa untuk menuangkan air panas ke dalamnya dan biarkan selama 5 menit. Cara ini dilakukan untuk membuatnya menjadi steril.

Anda bisa menambahkan produk bahan pengawet makanan yang aman, produksi dari Koyo Chemical Industry Co. Salah satu perusahaan Jepang yang telah berdiri sejak tahun 1958. Selama itulah mereka telah memfokuskan pada pengembangan produk bahan pengawet sebagai antisipasi terjadinya perubahan dalam kebudayaan kuliner yang ada pada masyarakat.

Salah satu proses pengawetan tradisional untuk dapat memperpanjang masa simpan suatu makanan yaitu menggunakan cuka. Koyo memanfaatkan prinsip tersebut, dengan sentuhan modernisasi sesuai dengan keadaan industri saat ini. Saat ini cuka alami dan asetat telah diolah sehingga mengalami perubahan bentuk menjadi berbentuk bubuk serta, dapat menjadi bersifat asam Lemah sehingga mudah untuk digunakan serta efektif untuk memperpanjang umur simpan suatu makanan seperti acara atau pun produk lainnya.

Koyo hingga saat ini telah berusaha untuk beradaptasi dengan peraturan penggunaan bahan bakunya sesuai dengan regulasi pangan yang berlaku pada konsumennya khususnya di Indonesia. Oleh karena itu, perhatikan juga ya takaran penggunaannya. Pengawet makanan yang aman tentu menjadi sebuah keharusan. Anda dapat memesan dari tempat jual pengawet makanan yang aman dan terjamin mutu dan kualitasnya ini di website di markaindo.co.id atau dapat mengirimkan email di marketing@markaindo.co.id.