5 Manfaat Kesehatan Dari Kacang Kedelai

  • soy fiber protein

Sebagai masyarakat Indonesia, Anda pasti mengenal atau bahkan pernah memakan tahu atau tempe. Tahu atau tempe terbuat dari kacang kedelai yang kini telah menjadi salah satu bahan makanan yang sering dipakai untuk membuat makanan atau pun minuman.

Kedelai dikenal banyak memiliki kandungan protein nabati serta nutrisi penting lainnya yang cocok untuk dikonsumsi sehari-hari dan juga cocok untuk diet, vegetarian dan vegan di seluruh dunia. Kedelai mengandung vitamin K, riboflavin, asam folat atau vitamin B9, vitamin B6, thiamin, dan vitamin C. Untuk kandungan mineralnya, kedelai mengandung zat besi, mangan, fosfor, tembaga, kalium, magnesium, zinc, selenium, dan kalsium. Kedelai juga merupakan sumber senyawa organik dan antioksidan yang baik.

Manfaat Kesehatan dari Soy Fiber Protein

Berbagai manfaat untuk kesehatan bisa Anda dapatkan dari kacang kedelai. Berikut manfaat yang bisa Anda dapatkan:

1. Meningkatkan Metabolisme

Kedelai merupakan sumber protein nabati yang tinggi, bila Anda memiliki protein yang cukup dalam tubuh Anda, maka fungsi metabolism dan keseluruhan sistem pada tubuh akan mendapatkan yang besar.

2. Pencegahan Kanker

Kedelai mengandung antioksidan yang baik untuk mengurangi risiko berbagai jenis kanker. Antioksidan juga bermanfaat dalam menetralisir radikal bebas. Radikal bebas sangat berbahaya karena bisa menyebabkan sel-sel sehat bemutasi menjadi sel-sel kanker.

3. Baik untuk Pencernaan

Serat merupakan salah satu bagian penting dari tubuh dan mempengaruhi sistem pencernaan. Serat bisa merangsang gerak peristaltik, yaitu kontraksi otot-otot halus yang dapat mendorong makanan melalui pencernaan usus. Jika tubuh Anda kurang serat, Anda bisa mengalami sembelit yang dapat menyebabkan kanker kolorektal.

4. Kesehatan Tulang

Kandungan kedelai seperti kalsium, magnesium, tembaga, selenium dan seng sangat penting untuk berbagai proses di dalam tubuh, khususnya pada tulang. Mengonsumsi kedelai juga bisa menjadi solusi untuk mencegah penyakit tulang seperti osteoporosis.

5. Sirkulasi Darah

Kandungan tembaga dan zat besok di dalam kedelai dapat membantu dalam pembentukan sel darah merah atau hemoglobin. Dengan jumlah sel-sel darah merah yang tepat dan cukup pada tubuh, sistem organ penting bisa mendapatkan alirah darah dan oksigen yang dibutuhkan. Hal ini sangat baik dalam memaksimalkan aktivitas metabolism dan meningkatkan energy, juga dapat menghindari penyakit anemia.

Kacang kedelai di masa kini sudah memiliki banyak varian yaitu tepung kedelai, konsentrat protein kedelai, soy fiber protein (SFP) dan textured vegetable protein (TVP) yang bisa digunakan sebagai bahan makanan sehat. Soy fiber protein (SFP) merupakan produk dari kedelai dengan bentuk tebung yang dapat digunakan bersamaan dengan bahan olahan lain sebagai isian makanan. Soy fiber protein bisa menjadi solusi untuk Anda yang ingin hidup sehat dan sedang menjalani program diet atau beralih untuk menjadi vegetarian, karena soy fiber protein bisa dibuat sebagai pengganti daging dan memiliki nutrsi yang terkandung dalam daging asli dan dapat dibentuk menjadi sosis, nugget, bakso, daging kornet atau daging olahan lainnya.

Daging nabati ini juga bisa tahan lama meskipun tidak dipanaskan, memiliki kandungan lemak tak jenuh dan asam amino essensial yang aman bagi tubuh, halal dan jauh lebih aman untuk dikonsumsi. Untuk mendapatkan soy fiber protein berkualitas tinggi, Anda bisa mendapatkannya melalui Markaindo Selaras. Markaindo telah bekerjasama dengan He Nan Bai Chuan Food Co., Ltd dari China yang mengembangkan produk soy fiber protein menjadi makanan beku, pengolahan daging dan makanan kudapan berbasis kedelai.

Untuk mendapatkan soy fiber protein dari Markaindo, Anda bisa mengunjungi website www.markaindo.co.id dan menghubungi melalui email marketing@markaindo.co.id.