5 Makanan Hasil Laut yang diawetkan

  • makanan yang diawetkan

Menjadi salah satu negara yang memiliki varian kuliner yang beragam membuat penduduk Indonesia lebih kreatif dalam menyajikan makanan. Untuk dapat membuat sebuah masakan dapat bertahan dalam jangka waktu lama maka, perlu melalui sebuah proses yaitu pengawetan. Tidak semua makanan yang melalui proses tersebut berbahaya loh, ada juga makanan yang diawetkan tetapi tetap aman untuk dikonsumsi.

Dikelilingi oleh lautan, tidak heran jika Anda menemukan banyak makanan yang diawetkan berasal dari hasil laut. Tentu saja cara ini dilakukan dengan baik sehingga aman untuk dikonsumsi dan bahan baku tidak mudah rusak. Untuk Anda yang ingin mencicipinya juga, berikut ada 5 makanan hasil laut yang diawetkan.

1. Makanan Laut Ikan Asin Kering

Siapa sih yang tidak kenal dengan makanan yang satu ini? Ikan asin menjadi sangat populer dan banyak dicari karena rasanya yang asin serta dapat disimpan dalam waktu lama. Proses pembuatan makanan yang diawetkan ini menggunakan banyak garam. Untuk ikan yang berukuran besar biasanya akan dipotong menjadi kecil agar garam dapat lebih mudah meresap ke dalam daging ikan sedangkan, pada ikan kecil akan dibiarkan utuh atau dibelah.

2. Makanan Laut Udang Ebi

Salah satu makanan yang diawetkan dari bahan laut dengan proses pengeringan. Memiliki rasa yang enak dan kaya akan gizi membuat makanan yang satu ini cukup populer. Udang ebi cukup sering ditemukan pada tumisan sayur atau masakan lainnya sebagai penyedap rasa.

3. Makanan Laut Cumi Asin Kering

Makanan yang diawetkan selanjutnya adalah cumi asin kering. Bahan makanan ini sangat mudah Anda jumpai di supermarket. Jika Anda ingin memasak cumi asin kering, pastikan memilih bahan yang benar-benar kering. Jika Anda memilih yang sedikit basah, ada kemungkinan tumbuh bakteri di dalamnya atau dalam proses pembuatannya menggunakan bahan kimia. Pada cumi asin kering memiliki wangi gurih yang khas. Hati-hati ya saat memasaknya agar daging cumi tidak menjadi alot saat dimakan.

4. Makanan Laut Cincalok Udang

Makanan olahan laut yang menjadi salah satu keunikan dari kota Tanjung Pinang ini mungkin masih sedikit asing untuk Anda. Cincalok terbuat dari udang yang telah difermentasi menggunakan bakteri baik sehingga, memiliki wangi udang yang khas walaupun tidak disukai semua orang tetapi cita rasanya akan membuat Anda ketagihan. Cincalok udang ini sangat cocok dijadikan sambal dengan potongan cabe rawit hijau, irisan bawang merah dan kulit jeruk kalimantan, serta jangan lupa masukan air perasan jeruk tersebut. Anda bisa menikmati sambal udang hasil fermentasi ini sebagai pendamping sayur rebus, ikan bakar, atau makanan lainnya.

5. Makanan Laut Ikan Asap

Pada dasarnya proses untuk menghasilkan ikan asap melalui beberapa tahap. Mulai dari pengasinan, pengeringan, pengasapan, dan pemanasan. Pada semua tahap tersebut bertujuan untuk menghilangkan kandungan air yang ada di dalam daging ikan agar dapat memperlambat pertumbuhan dari mikroorganisme.

Baca Juga : Macam-macam Bahan Pengawet Buatan Makanan yang Aman

Itulah 5 makanan hasil laut yang diawetkan. Untuk menggunakan bahan pengawet makanan, sebaiknya pilihlah produk yang aman. Salah satu produk yang aman untuk digunakan berasal dari produksi Koyo Chemical Industry. Sudah berdiri sejak tahun 1958, telah menjadikannya sebagai salah satu produsen bahan pengawet makanan yang dapat dipercaya.

Agar Anda tidak salah pilih, segera cek bahan pengawet makanan yang aman untuk dikonsumsi pada website resmi Markaindo di www.markaindo.co.id. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa melakukan konsultasi melalui e-mail di marketing@markaindo.co.id.