5 Makanan Cepat Basi yang Penting untuk diketahui

  • makanan cepat basi

Pasti Anda sudah tahu perbedaan makanan basi dengan yang masih segar, bukan? Biasanya rasa makanan basi yang dihasilkan cenderung lebih asam dan memiliki bau yang tidak sedap. Tentu saja tidak ada orang yang ingin makanannya menjadi basi. Semua jenis makanan pasti memiliki risiko akan menjadi basi karena banyak penyebab.

Biasanya setiap jenis bahan makanan memiliki kandungan yang berbeda sehingga, membuatnya menjadi tidak dapat bertahan lama. Agar Anda tetap dapat menikmati makanan yang segar dan tidak basi, penting untuk mengetahui beberapa makanan cepat basi. Hal ini bertujuan untuk memastikan Anda tetap dapat mengonsumsi makanan yang tetap segar.

Berikut ini ada 5 makanan cepat basi yang tidak bisa dibiarkan terlalu lama tanpa proses pengawetan alami.

1. Buah-buahan

Buah-buahan memiliki kandungan air yang cukup tinggi di dalamnya sehingga, daya tahannya pun berbeda-beda tergantung pada jenisnya. Jenis buah berry biasanya hanya dapat bertahan sekitar 3 hari saja. Namun, jika Anda hanya memiliki sedikit waktu untuk membeli buah ada baiknya carilah yang dapat bertahan selama seminggu atau lebih. Pilihlah buah seperti salak, apel, jeruk, melon, atau pisang. Sebagai tips, agar buah-buahan yang sudah dibeli tidak mudah basi, ada baiknya simpan dalam keadaan utuh atau segera konsumsi maksimal 1 hari sesudah dipotong. 

2. Roti

Roti merupakan salah satu makanan cepat basi yang sudah memiliki batas konsumsi pada kemasannya, 3 hingga 4 hari setelah proses produksi. Roti yang sudah tidak layak dikonsumsi dapat mudah terlihat karena akan ditumbuhi jamur dan memiliki tekstur lebih keras. Walaupun tidak semua bagian dari roti ditumbuhi jamur namun, jangan pernah berusaha untuk membuang bagian yang berjamur dan memakan sisanya. Hal ini sangat berbahaya untuk kesehatan karena jamur yang tidak terlihat juga akan tetap ada di dalam roti.

3. Makanan yang Mengandung Santan

Makanan bersantan sangat sering dijumpai pada berbagai jenis masakan di Indonesia. Namun, termasuk dalam kategori makanan cepat basi. Hal ini disebabkan karena santan yang dimasak memiliki kadar lemak yang lebih tinggi sehingga, menyebabkan mikroorganisme lebih mudah berkembang. Jadi, sangat disarankan untuk memanaskan makanan bersantan setelah 5 hingga 6 jam untuk mencegah makanan cepat basi.

4. Makanan yang Sudah Terkontaminasi Liur

Mikroorganisme menjadi penyebab makanan basi yang paling sering dijumpai. Di dalam tubuh manusia, terdapat zat enzim yang cukup sensitif untuk membuat makanan cepat basi. Ada baiknya jika Anda memasak makanan dalam porsi besar, ambillah makanan dengan menggunakan sendok bersih sehingga tidak terkontaminasi dengan air liur yang mengandung enzim.

5. Makanan yang Berkeringat dalam Wadah

Perubahan suhu udara pada tempat penyimpanan makanan juga dapat mempengaruhi makanan cepat basi. Sangat tidak disarankan untuk menyimpan makanan saat masih panas karena dapat membuatnya menjadi lebih lembap dan memacu pertumbuhan mikroorganisme. Sebaiknya dinginkan terlebih dahulu sebelum disimpan ya.

Itulah 5 makanan cepat basi yang perlu diketahui. Agar dapat membuatnya bisa bertahan lebih lama, Anda dapat menambahkan pengawet makanan alami yang aman untuk dikonsumsi. Saat ini sudah banyak tersedia berbagai tempat jual pengawet alami untuk mempermudah Anda dalam memasak.

Baca Juga : Fakta Pengawet Makanan dan 4 Macam Pengawet Alami yang Perlu Diketahui

Untuk informasi lebih lengkap tentang produk pengawet alami yang bisa digunakan dalam masakan, Anda dapat mengunjungi website Markaindo di www.markaindo.co.id atau menghubungi melalui email di marketing@markaindo.co.id dan dapatkan produk asli di tempat jual pengawet makanan terpercaya.