5 Hal yang Wajib Diketahui Untuk Persiapkan Bekal Sekolah

Bekal makan siang menjadi solusi bagi Anda yang enggan untuk mengonsumsi makanan cepat saji. Apalagi bagi buah hati Anda, tentunya memakan makanan yang tidak diketahui kebersihannya akan membahayakan kesehatannya. Daripada buah hati Anda mengonsumsi makanan yang belum jelas asal usulnya, sebaiknya Anda membuat sendiri bekal snack ataupun makan siang untuk putra putri kesayangan Anda setiap hari.

Membuat bekal makanan untuk anak Anda memang gampang-gampang susah, apalagi anak usia 5-10 tahun. Anda ingin memberikan nutrisi yang lengkap, tetapi putra putri Anda biasanya tidak suka mengonsumsi makanan seperti sayur dan buah. Hal itu tergantung pada bagaimana mengolah bekal menjadi diminati untuk anak usia tersebut. Setidaknya Anda harus mengetahui 5 hal wajib, sebagai berikut :

1. Membagi Porsi

Pembagian porsi makanan membantu Anda untuk mengatur gizi seimbang bagi anak. Setidaknya bekal makan siang harus mencakup karbohidrat, protein, sayur, dan buah. Gunakan porsi 4:2:1:1 (4 bagian untuk karbohidrat, 2 bagian untuk protein, 1 bagian untuk sayur, dan 1 bagian untuk buah). Karena anak berada dalam usia yang aktif bergerak, maka mereka membutuhkan asupan energi dari karbohidrat dan protein untuk membentuk tulang yang kuat.

2. Rencanakan Menu Bekal

Merencanakan menu pada awal minggu membantu Anda untuk selalu siap sedia. Karena Anda harus menyiapkan pagi-pagi sekali sebelum anak berangkat sekolah, maka bahan-bahan untuk bekal harus sudah tertata dalam kulkas. Dengan merencanakan di awal minggu, Anda tahu bahan makanan apa yang akan dibeli. Tentunya selain menghemat waktu, juga menghemat pengeluaran Anda.

3. Pisahkan Basah dan Kering

Hal yang paling esensial adalah pisahkan makanan basah dari makanan kering. Jangan campurkan sayur berkuah dengan nasi dalam satu kotak makan. Makanan kering yang terkena basah dari kuah sayur akan lebih cepat basi dan teksturnya membuat anak Anda tidak nafsu makan. Tidak hanya kuah sayur saja, pisahkan saus untuk salad dalam wadah tersendiri atau letakkan di atas tumpukan selada dan kubis.

4. Gunakan Tekstur dan Rasa Berbeda

Anak-anak lebih bernafsu makan apabila mengonsumsi makanan dengan tekstur dan rasa yang berbeda. Jika menu utama bekal anak sudah dibumbui dengan kecap asin, maka hindari sayuran dengan bumbu yang sama. Selain itu, karena bekal lebih sering disimpan dalam suhu ruangan maka lebih baik jika Anda memasak dengan bumbu yang lebih kuat. Hal ini dikarenakan makanan dalam suhu ruangan terasa lebih lezat jika memiliki rasa yang kuat.

5. Manfaatkan Makanan Olahan

Untuk mempersingkat waktu dalam mempersiapkan bekal, Anda bisa menggunakan makanan olahan seperti sosis, bakso, ham, serta nugget. Makanan tersebut bisa Anda dapatkan langsung dengan membeli di pasar terdekat atau Anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Buat dalam jumlah besar lalu masukkan ke dalam lemari es dan tinggal dihangatkan di pagi hari sebagai bekal makan siang anak Anda. Anda juga bisa mengupas sayur dan buah, memasak nasi, dan membuat menu pada malam harinya sehingga di pagi hari Anda cukup memasukkannya dalam kotak makan.

Anak-anak sangat menyukai makanan seperti nugget, sosis, ham, dan bakso. Sayangnya makanan beku yang dijual di pasar banyak mengandung bahan tambahan/pengganti. Sebenarnya Anda bisa membuat daging olahan sendiri di rumah dengan menggunakan Mark Soy 90 Isolated Soy Protein dari Crown Soya Protein. Dengan Isolated Soy Protein, Anda bisa menggabungkan penggunaan daging pada daging olahan tersebut. Selain itu, kandungan protein nabatinya yang mencapai 90% sangat bagus untuk tumbuh kembang anak Anda.

Jika Anda berminat untuk menggunakan Isolated Soy Protein untuk pembuatan daging olahan konsumsi pribadi atau sebagai peluang usaha rumahan, Anda bisa menghubungi PT. Markaindo Selaras selaku perusahaan yang bergerak di bidang distributor bahan makanan. Melalui website resmi Markaindo di www.markaindo.co.id atau melalui e-mail marketing@markaindo.co.id untuk berkonsultasi lebih lanjut, membuat kebutuhan Anda terpenuhi dengan cepat dan mudah.