5 Cara Pengawetan Ikan Yang Populer di Indonesia

  • pengawetan ikan

Indonesia sebagai negara kepulauan yang dikelilingi oleh lautan menjadikannya salah satu penghasil makanan laut yang cukup besar. Ikan dan makanan laut lainnya merupakan bahan pangan dari perairan baik perairan asin dan tawar. Namun, ikan merupakan salah satu makanan yang tidak dapat bertahan lama jika tidak dilakukan pengawetan yang dapat membuat ikan dapat bertahan dan disimpan dalam waktu yang lebih lama.

Ada beberapa macam cara pengawetan ikan yang sudah cukup lama dikenal. Berikut ini adalah cara pengawetan ikan yang dapat dilakukan untuk menjaga ikan agar dapat bertahan lama.

Proses Pembekuan

Proses pembekuan merupakan salah satu cara pengawetan ikan yang cukup mudah dilakukan khususnya daerah perkotaan saat ini. Pembekuan dapat dilakukan dengan membungkus ikan dalam suatu wadah tertutup dan masukkan ke dalam kulkas atau freezer.

Proses Pengeringan

Proses pengeringan merupakan salah satu cara pengawetan ikan secara tradisional yang cukup sering digunakan. Cara pengawetan dengan menggunakan cara ini cukup dengan keringkan ikan dengan sinar matahari sampai kadar air berkurang dan ikan telah menjadi kering. Proses pengeringan ini dapat memerlukan waktu yang cukup lama yaitu sekitar 2 bulan.

Proses Pengalengan

Proses pengawetan ikan selanjutnya yaitu pengalengan, pada proses ini ikan biasanya direndam dalam air garam atau minyak. Beberapa merek produk ikan dalam kaleng juga sudah merendam ikan di dalam saus dan bumbu. Beberapa jenis ikan yang sering diawetkan melalui proses ini yaitu ikan makarel, anchovies, ikan tuna, dan ikan sarden adalah yang populer diawetkan dalam kaleng. 

Proses Pengasapan

Pengasapan merupakan cara yang sangat membantu jika panas matahari tidak terlalu bagus seperti saat musim penghujan tiba. Keuntungan dari cara ini adalah ikan yang diasapkan mempunyai aroma dan cita rasa yang khas selain itu, ikan dapat bertahan lebih lama. Pengasapan dapat dilakukan dengan cara   membersihkan ikan terlebih dahulu untuk kemudian direndam dengan air garam. Lakukan pengasapan dengan api hingga kadar air didalam ikan berkurang dan menjadi kering.

Proses Pengasinan

Pengasinan termasuk salah satu cara pengawetan ikan yang cukup sering dijumpai. Dalam proses pengasinan akan membuat ikan tahan selama kurang lebih 9 bulan lebih lama dibandingkan dengan proses pengawetan ikan lainnya. Cara untuk membuatnya cukup mudah, hanya dengan membelah ikan menjadi 2 lalu dilumuri dengan garam dan jemur di bawah sinar matahari.

Itulah 5 cara pengawetan ikan yang populer di Indonesia. Daging ikan merupakan salah satu sumber nutrisi yang baik untuk tubuh. Namun, ada juga yang lebih memilih daging ayam daripada daging ikan padahal kandungan nutrisi dalam ikan sangat tinggi, melebihi daging ayam. Ditambah lagi, harga ikan mungkin lebih terjangkau dibandingkan daging dan ayam.

Manfaat Ikan Untuk Tubuh

Kandungan nutrisi pada ikan memiliki beberapa manfaat seperti:

- Membantu pertumbuhan otak dan tulang pada anak

- Mencegah penyakit jantung

- Mengurangi risiko penyakit Alzheimer

- Mengurangi risiko depresi

Selain untuk diawetkan, ikan dapat diolah menjadi berbagai jenis hidangan yang menarik. Salah satunya Anda dapat mencoba membuat ikan menjadi olahan bakso. Tentunya olahan ini mudah dibuat dan disukai oleh anak-anak hingga dewasa.

Untuk dapat mengatur kekenyalannya, sebaiknya gunakan pengenyal makanan dari Abastol dan Carnal yang diproduksi oleh Budenheim. Jika Anda tertarik untuk membeli produk pengenyal makanan Abastol dan Carnal Anda bisa dengan mudah  mendapatkannya melalui website Markaindo di  www.markaindo.co.id atau mengirimkan email melalui  marketing@markaindo.co.id.