4 Langkah Mudah Olah Chunk Soy Fiber Protein Jadi Berbagai Menu Lezat

  • soy fiber protein

Pecinta makanan berbahan nabati alias vegetarian tentu sudah tak asing dengan yang namanya soy fiber protein alias protein kedelai berserat. Olahan yang dibuat dari kedelai ini banyak digunakan sebagai bahan untuk membuat daging nabati, alias makanan yang rasa dan teksturnya meyerupai daging namun terbuat dari bahan non hewani.

Dulu, pembuatan daging nabati biasa dilakukan dengan bahan alami seperti tahu, tempe, atau jamur. Meski memiliki kandungan protein yang menyehatkan, namun ada beberapa kelemahan dari penggunaan bahan-bahan ini. Salah satunya adalah rasa dan tekstur yang cenderung jauh berbeda dari daging sesungguhnya. Padahal, kebanyakan tujuan seorang vegetarian mengonsumsi daging nabati adalah untuk mengurangi rasa kangen menyantap aneka olahan daging.

Nah, soy fiber protein hadir sebagai solusi terbaik untuk mengolah daging nabati dengan rasa dan tekstur mirip aslinya. Bahan ini juga sangat aman kok, karena terbuat dari kedelai alami yang diolah dengan teknologi tinggi. Di berbagai belahan dunia sudah banyak makanan vegetarian lezat yang dibuat dengan soy fiber protein ini.

Dua jenis soy fiber protein yang paling umum dijual adalah granule dan chunk. Granule  soy fiber protein memiliki bentuk menyerupai butiran atau remahan biskuit yang setelah diolah akan memiliki tekstur mirip dengan daging giling. Sementara itu chunk soy fiber protein memiliki bentuk lebih besar seperti bongkahan daging yang cocok dijadikan rendang, empal, maupun dendeng.

Chunk Soy Fiber Protein untuk Vegetarian

Bagi Anda yang tertarik membuat makanan vegetarian dengan chunk soy fiber protein, berikut ini 4 step dasar yang bisa dilakukan untuk mengolahnya menjadi berbagai hidangan lezat:

Langkah 1

Soy fiber protein dengan bentuk bongkahan ini akan mengembang saat terkena air. Jadi perkirakan dengan baik seberapa banyak yang Anda butuhkan. Jika sudah, masukkan ke dalam wadah yang tidak terlalu besar.

Langkah 2

Masukkan air ke dalam wadah soy fiber protein tersebut. Tak perlu berlebihan, cukup tambahkan air hingga semua bongkahan terendam. Setelah itu, diamkan selama 30 menit agar bongkahan protein kedelai berserat menjadi lebih empuk.

Langkah 3

Setelah 30 menit, buang air dan tiriskan protein kedelai berserat. Lalu siapkan bumbu yang akan Anda gunakan sesuai resep masakan. Bumbu ini digunakan untuk merendam soy fiber protein agar rasanya lebih lezat. Bumbu dasar yang bisa digunakan untuk merendam adalah bawang putih, garam, berbagai rempah, ataupun herb ala Italia. Rendaman ini bisa dibiarkan selama beberapa jam atau semalam di dalam kulkas sesuai kebutuhan.

Langkah 4

Setelah daging nabati ini direndam dengan bumbu, kini Anda tinggal mengolahnya sesuai selera. Bisa ditumis, digoreng, dicampurkan dengan santan, dipanggang, ataupun dioven. Di tahap ini Anda bisa menambahkan lebih banyak bumbu serta bahan dan sayuran lain untuk melengkapi masakan.

Meski tekstur dan rasanya tidak sama 100% dengan daging sesungguhnya, namun dijamin olahan dengan soy fiber protein ini bisa mengobati kerinduan Anda akan daging. Cara mengolahnya pun cukup mudah dan tentu saja harganya lebih terjangkau dibandingkan daging sesungguhnya. Belum lagi, daging nabati ini memiliki kandungan lemak yang jauh lebih rendah dibanding daging sapi.

Jika Anda masih kesulitan memperoleh soy fiber protein yang berkualitas, langsung saja kunjungi website PT Markaindo Selaras di www.markaindo.co.id atau juga menghubungi melalui email di marketing@markaindo.co.id.